30.098 Warga Manggarai Timur Masih Mengungsi Usai Gempa Bumi

RBN || Manggarai Timur

Sebanyak 30.098 warga Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih berada di pengungsian setelah gempa bumi mengguncang wilayah tersebut. Para pengungsi tersebar di 12 kecamatan yang terdampak bencana.

Data hingga Senin (31/8/2026) menunjukkan, Kecamatan Sambi Rampas menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi terbanyak. Tercatat 12.635 orang masih mengungsi di wilayah tersebut.

Jumlah pengungsi terbesar berikutnya berada di Kecamatan Lamba Leda Utara dengan 11.582 orang.

Sementara itu, jumlah pengungsi di sejumlah kecamatan lainnya tercatat cukup beragam. Kecamatan Borong menampung 1.743 pengungsi, Lamba Leda 1.215 orang, Lamba Leda Selatan 1.080 orang, Elar 685 orang, dan Lamba Leda Timur 414 orang.

Pengungsi juga tercatat berada di Kecamatan Congkar sebanyak 317 orang, Kota Komba Utara 207 orang, Rana Mese 140 orang, Kota Komba 55 orang, serta Elar Selatan sebanyak 25 orang.

Gempa tidak hanya memaksa puluhan ribu warga meninggalkan rumah. Bencana tersebut juga menyebabkan kerusakan pada rumah warga dan sejumlah infrastruktur.

Berdasarkan pendataan sementara, total kerusakan akibat gempa telah mencapai 31.144 unit.

Pemerintah daerah bersama unsur penanggulangan bencana masih melakukan pendataan dan penanganan terhadap warga terdampak. Kebutuhan para pengungsi serta kondisi bangunan yang mengalami kerusakan menjadi perhatian dalam penanganan pascabencana.

Sumber: Berita Satu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *