Pramono Anung: Pengalaman Politik Membuktikan, Meninggalkan Partai Tak Selalu Berujung Kesuksesan

  • Share
Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira. (Foto: Nizar Aldi/detikSumut)

RBN || Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjadi sorotan usai menyampaikan pandangannya mengenai dinamika politik dan loyalitas terhadap partai saat menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB se-Indonesia di kawasan Kota Tua, Jakarta, Rabu (22/7).

Dalam sambutannya, Pramono mengungkapkan bahwa berdasarkan pengalamannya selama berkiprah di dunia politik, tokoh-tokoh yang memilih meninggalkan partai tempat mereka berjuang umumnya tidak mampu mencapai pencapaian politik yang lebih besar.

Pernyataan tersebut mendapat dukungan dari Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira. Menurut Andreas, pandangan Pramono lahir dari pengalaman panjangnya sebagai politisi senior yang telah mengemban berbagai jabatan penting, baik di lembaga legislatif maupun eksekutif.

“Pramono Anung berbicara berdasarkan pengalaman. Selama berproses di PDI Perjuangan, beliau menyaksikan banyak rekan yang memilih meninggalkan partai, baik secara baik-baik maupun dengan cara yang kurang elegan. Dari pengalaman itu, tidak ada yang benar-benar menjadi lebih besar dalam perjalanan politiknya,” ujar Andreas, Kamis (23/7/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Pramono juga memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Ia mengenang kebersamaan mereka sejak era gerakan mahasiswa 1998 dan menilai Cak Imin berhasil membawa PKB melewati berbagai tantangan politik.

Pramono menyoroti keberhasilan PKB meningkatkan jumlah kursi di DPR, dari sempat berada di angka 28 kursi hingga kini mencapai 68 kursi. Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa konsistensi, kesabaran, dan kepemimpinan yang kuat mampu membawa partai berkembang.

Di akhir sambutannya, Pramono mengaku sempat berbincang dengan Cak Imin mengenai pentingnya menjaga komitmen terhadap partai.

“Semua orang yang meninggalkan partainya tidak pernah benar-benar menjadi besar. Di PDI Perjuangan ada, di PKB juga ada,” kata Pramono.

Pernyataan tersebut mencerminkan pandangan bahwa loyalitas, ketekunan, dan komitmen dalam membangun organisasi politik merupakan fondasi penting untuk menciptakan kepemimpinan yang berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Sumber: Detik News

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *