Penjual Daging Ikan Sapu-sapu Diamankan, DPRD DKI Minta Pengawasan Diperketat

  • Share
Anggota DPRD DKI Jakarta, Kenneth. (Foto: Detik News)

RBN || Jakarta

Kasus penjualan daging ikan sapu-sapu di Jakarta kembali menjadi perhatian setelah sejumlah penjual diamankan karena diduga mengolah ikan tersebut menjadi bahan makanan seperti siomay, anggota DPRD DKI Jakarta Kenneth pun meminta agar pengawasan terhadap peredaran bahan pangan diperketat guna melindungi masyarakat dari konsumsi yang tidak layak.

Peristiwa ini terjadi di wilayah DKI Jakarta, di mana aparat bersama pihak terkait menemukan praktik penjualan daging ikan sapu-sapu yang dinilai tidak sesuai untuk konsumsi, ikan ini diketahui merupakan jenis ikan pembersih yang hidup di perairan kotor sehingga berpotensi membahayakan kesehatan jika dikonsumsi.

Dalam penindakan tersebut, ditemukan bahwa para penjual mampu memasarkan daging ikan sapu-sapu dalam jumlah besar setiap harinya, bahkan salah satu pernyataan menyebutkan, “Setiap hari satu orang menjual sebanyak 20 kilo daging ikan sapu-sapu, jadi kalau mereka berlima sekitar 100 kilo daging ikan sapu-sapu, semua kita musnahkan dengan cara dikubur, kami juga minta mereka untuk tidak menjual daging ikan sapu-sapu untuk dijual dengan dijadikan siomay”, yang menunjukkan skala distribusi yang cukup signifikan.

Pihak berwenang kemudian mengambil langkah tegas dengan mengamankan para penjual serta memusnahkan seluruh barang bukti dengan cara dikubur agar tidak kembali beredar di masyarakat, langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan serta memberikan efek jera kepada pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya.

Kasus ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih makanan serta mendorong pemerintah untuk meningkatkan pengawasan terhadap peredaran bahan pangan di pasaran, sehingga keamanan dan kesehatan konsumen dapat lebih terjamin di masa mendatang.

Sumber: Detik News

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *