21 Peserta Jalani Operasi Bibir Sumbing di RSUD Ciracas
RBN || Jakarta
Sebanyak 21 peserta menjalani operasi bibir sumbing dan celah langit-langit dalam kegiatan bakti sosial yang digelar di RSUD Ciracas, Jakarta Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pelayanan kesehatan sekaligus membantu anak-anak mendapatkan kesempatan tumbuh dan berkembang dengan lebih percaya diri.
Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin mengapresiasi kegiatan yang terlaksana melalui kolaborasi berbagai pihak tersebut. Sebab, operasi bibir sumbing tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri anak ketika berinteraksi di lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat.
“InsyaAllah nanti di masyarakat, di sekolah, di keluarga, bahkan ketika tumbuh menjadi dewasa yang bersangkutan pasti akan menjadi lebih percaya diri,” ujarnya, Rabu (19/8).
Ia meyakini, dukungan terhadap anak-anak melalui pelayanan kesehatan seperti ini dapat membantu mereka tumbuh menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.
“Semula terdapat 31 anak yang mendaftarkan diri untuk mengikuti bakti sosial tersebut. Setelah menjalani proses skrining, sebanyak 21 peserta dinyatakan memenuhi persyaratan dan dapat menjalani operasi,” terangnya.
Menurutnya, kegiatan serupa perlu terus diperluas dan dilaksanakan di wilayah lainnya agar masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh akses pelayanan secara lebih merata.
“Upaya di dunia yang bisa dilaksanakan oleh orang tua, pemerintah, dan stakeholder yang lain adalah mengadakan bakti sosial kegiatan operasi bibir sumbing ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kondisi bibir sumbing merupakan sesuatu yang tidak diharapkan oleh orang tua. Untuk itu, kehadiran pemerintah bersama berbagai pihak melalui pelayanan operasi gratis menjadi bentuk dukungan nyata bagi keluarga yang membutuhkan.
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, Arief Wahyudhy mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan membantu masyarakat yang mengalami bibir sumbing dan celah langit-langit sekaligus mendekatkan akses pelayanan kesehatan.
Bakti sosial tersebut terlaksana melalui kolaborasi Pemerintah Kota Jakarta Timur, RSUD Ciracas, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, Ikatan Dokter Spesialis Bedah Plastik Indonesia, dan Yayasan Smile Train.
“Ini kolaborasi yang baik antara pemerintah dengan swasta dan masyarakat dalam rangka perluasan akses layanan kesehatan,” bebernya.
Ia menginginkan, tindakan operasi yang dilakukan dapat memberikan dampak positif terhadap tumbuh kembang anak. Selain aspek fisik, keberhasilan penanganan juga diharapkan mendukung kondisi psikososial.
“Semoga anak-anak ini dapat tumbuh lebih percaya diri dan tidak merasa berbeda ketika berinteraksi dengan teman-temannya,” imbuhnya.
Direktur RSUD Ciracas, Debby Permatasari menuturkan, seluruh biaya kegiatan operasi ditanggung oleh Asosiasi Bedah Plastik Indonesia dan Yayasan Smile Train. Sebanyak 21 peserta yang menjalani operasi merupakan hasil skrining yang dilakukan sehari sebelum pelaksanaan tindakan.
“Jumlah ini terbanyak di Jakarta Timur selama ada kegiatan operasi bibir sumbing. Didominasi anak-anak dibanding yang dewasa,” jelasnya.
Setelah menjalani operasi, lanjut Debby, peserta diwajibkan melakukan kontrol kembali di RSUD Ciracas untuk memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik. Sementara itu, bagi peserta yang menjalani operasi celah langit-langit, tindakan lanjutan dapat dilakukan apabila kondisinya memungkinkan.
“Jika ditemukan kendala tertentu, pasien dapat menjalani perawatan terlebih dahulu selama satu hari sebelum tindakan dilanjutkan. Setelah menjalani operasi celah langit-langit, pasien juga akan mendapatkan terapi wicara sebagai bagian dari tahapan pemulihan,” tuturnya.
Sementara itu, orang tua peserta operasi bibir sumbing, Fauzi (34) mengaku bersyukur anaknya, ENA (3) dapat mengikuti layanan kesehatan gratis tersebut.
“Kami sangat terbantu. Operasi ini memberikan harapan bagi keluarga sekaligus membantu anak-anak membangun rasa percaya diri ketika tumbuh besar,” tandasnya.
____________________________
sumber: berita jakarta
