Robert Kiyosaki Sengaja Berutang Rp 21 Triliun, Ini Alasannya
RBN || Jakarta
Robert Kiyosaki, penulis buku Rich Dad Poor Dad, mengaku memiliki utang sekitar 1,2 miliar dollar AS atau setara Rp 21,13 triliun. Pernyataan itu disampaikan Kiyosaki dalam podcast Get Rich Education pada Juni dan dikutip Yahoo Finance pada Minggu (13/9/2026).
Alih-alih menghindari utang, Kiyosaki justru menjadikannya bagian dari strategi membangun kekayaan. Ia menggunakan utang untuk membeli aset yang dinilai mampu menghasilkan arus kas.
Kiyosaki mengatakan pendekatan tersebut berbeda dengan prinsip keuangan pribadi yang menganjurkan seseorang hidup di bawah kemampuan finansialnya. Menurutnya, investor perlu melihat utang berdasarkan manfaat dari aset yang dibeli.
“Saya mengajarkan orang bagaimana menggunakan utang, sementara Dave Ramsey mengatakan jangan menggunakan utang.”
Kiyosaki membagi utang menjadi dua jenis, yakni utang baik dan utang buruk. Utang dianggap baik jika aset yang dibeli mampu menghasilkan pendapatan untuk membayar cicilan sekaligus memberikan arus kas tambahan.
Contohnya adalah properti yang disewakan, saham yang menghasilkan dividen, hingga strategi perdagangan opsi.
Namun, angka utang 1,2 miliar dollar AS tersebut tidak berarti Kiyosaki secara pribadi menanggung seluruh utang itu.
Kim Kiyosaki, mantan istri sekaligus mitra bisnisnya, mengatakan kepada Vanity Fair bahwa utang tersebut berkaitan dengan kelompok investor properti yang memiliki sekitar 1.500 unit apartemen.
Kelompok tersebut menggunakan struktur hukum tertentu sehingga sebagian besar kewajiban utang tidak menjadi tanggung jawab pribadi para mitranya.
Strategi Kiyosaki yang dikenal sebagai pendekatan “Rich Dad” pada dasarnya mendorong penggunaan utang untuk membeli aset produktif, bukan untuk memenuhi kebutuhan konsumtif.
Sumber: Kompas.com


