Pidato Presiden Israel Picu Aksi Walk Out, Turki dan Belasan Delegasi Tinggalkan Forum CICA

RBN || Baku

Suasana pertemuan internasional di Baku, Azerbaijan, Kamis (15/10/2026), diwarnai aksi keluar ruangan atau walk out (WO) saat Presiden Israel Isaac Herzog hendak menyampaikan pidato. Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan bersama sejumlah delegasi negara lainnya memilih meninggalkan aula konferensi.

Dilansir Anadolu, aksi tersebut berlangsung ketika Herzog mulai berbicara dari podium dalam forum Conference on Interaction and Confidence Building Measures in Asia (CICA). Perwakilan lebih dari 10 negara, termasuk Turki, dilaporkan berdiri dari kursi masing-masing dan berjalan keluar dari ruang pertemuan.

Insiden tersebut menjadi sorotan di tengah berlangsungnya agenda diplomatik yang mempertemukan sejumlah negara Asia dan organisasi internasional. Forum yang seharusnya menjadi ruang penguatan kerja sama regional itu turut diwarnai aksi diplomatik dari sejumlah peserta.

Peristiwa serupa sebelumnya terjadi dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York pada September 2026. Ketika itu, sejumlah delegasi negara, termasuk Indonesia, meninggalkan ruang sidang saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pidatonya.

Pertemuan CICA di Baku berlangsung selama satu hari dengan Azerbaijan bertindak sebagai tuan rumah sekaligus pemegang keketuaan organisasi. Konferensi tersebut menghadirkan delegasi negara anggota, negara pengamat, serta sejumlah organisasi internasional yang menjalin kemitraan dengan CICA.

Sejumlah isu strategis menjadi agenda pembahasan, mulai dari penguatan hubungan antarnegara hingga peningkatan konektivitas kawasan Asia. Digitalisasi dan pembangunan berkelanjutan juga menjadi perhatian dalam pertemuan yang berlangsung di bawah kepemimpinan Azerbaijan.

Aksi walk out saat pidato Herzog menambah catatan dinamika diplomasi dalam forum internasional yang melibatkan Israel. Meski demikian, agenda CICA tetap diarahkan pada penguatan dialog dan kerja sama antarnegara untuk membangun kepercayaan di kawasan Asia.

Sumber: Berita Satu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *