Penemuan Tengkorak dan Tulang Diduga Manusia Gegerkan Warga Tasikmalaya

RBN || Tasikmalaya

Warga di Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan benda yang diduga tengkorak dan tulang manusia di sebuah area kebun. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada polisi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Lokasi penemuan berada di Blok Kebun Parunglutung, Kampung Kebonkai, Desa Parakanhonje, Kecamatan Bantarkalong. Kapolsek Bantarkalong Iptu Agus Kasdili membenarkan adanya laporan mengenai temuan tersebut.

Penemuan bermula pada Kamis (24/9/2026), ketika seorang warga bernama Hendri Sapari pergi ke kebun untuk mencari sarang lebah madu. Saat berada di lokasi, Hendri melihat benda yang diduga tengkorak kepala manusia tergeletak di tanah.

Hendri kemudian menceritakan temuannya kepada warga pada keesokan harinya. Warga yang mendapat informasi tersebut sepakat untuk kembali mengecek lokasi setelah melaksanakan salat Jumat.

Saat melakukan pemeriksaan di sekitar tempat ditemukannya tengkorak, warga menemukan sejumlah tulang lainnya. Beberapa di antaranya diduga merupakan dua tulang kaki, dua tulang pinggul, dan satu tulang ekor.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan warga ke Polsek Bantarkalong. Polisi langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi temuan dan melakukan penanganan awal.

Kapolsek Bantarkalong bersama anggotanya kemudian berkoordinasi dengan piket siaga Satreskrim Polres Tasikmalaya dan Tim Inafis. Tim tersebut diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Sejumlah tulang yang diduga merupakan bagian dari tubuh manusia kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan apakah tulang-tulang tersebut benar merupakan tulang manusia sekaligus mengungkap identitas serta penyebab kematian.

“Kami masih dalami, untuk kepastiannya menunggu hasil pemeriksaan dari Inafis,” kata Agus.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki temuan tersebut. Identitas maupun penyebab kematian belum dapat dipastikan karena masih menunggu hasil pemeriksaan dari Tim Inafis.

Sumber: Detik News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *