Kabut Asap Mulai Berkurang, Penerbangan Bandara Tjilik Riwut Berangsur Pulih
RBN || Palangka Raya
Aktivitas penerbangan di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mulai kembali berjalan setelah sempat terganggu kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Meski kondisi udara menunjukkan perbaikan, layanan penerbangan masih dipulihkan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan penumpang.
Tanda pemulihan terlihat dari kedatangan pesawat Garuda Indonesia pada Kamis (29/10/2026), setelah sebelumnya penerbangan mengalami gangguan akibat terbatasnya jarak pandang. Namun, aktivitas bandara belum sepenuhnya normal karena pada hari tersebut belum terdapat penerbangan keberangkatan.
Humas Angkasa Pura Indonesia Bandara Tjilik Riwut, Andi Wiguna, membenarkan bahwa layanan penerbangan mulai kembali berlangsung. Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 550 dari Jakarta menjadi penerbangan pertama yang tercatat setelah gangguan kabut asap.
“Aktivitas penerbangan kemarin yakni 29 Oktober 2026 sudah mulai berlangsung, dengan adanya satu penerbangan kedatangan Garuda Indonesia GA 550 dari Jakarta pada pukul 16.55 WIB. Namun, tidak terdapat penerbangan keberangkatan dari Bandara Tjilik Riwut,” kata Andi Wiguna di Palangka Raya, Jumat (30/10/2026).
Menurut Andi, pemulihan operasional tidak dapat dilakukan sekaligus karena harus mempertimbangkan berbagai kondisi yang memengaruhi keselamatan penerbangan. Kesiapan maskapai, perubahan cuaca, dan jarak pandang menjadi faktor utama sebelum pesawat diizinkan beroperasi.
Kondisi jarak pandang di sekitar bandara dilaporkan mulai membaik seiring berkurangnya kepekatan kabut asap dalam beberapa waktu terakhir. Meski demikian, perubahan cuaca dapat membuat jarak pandang kembali menurun sehingga pemantauan harus terus dilakukan.
Pihak bandara tetap berkoordinasi dengan maskapai dan instansi terkait untuk memastikan setiap penerbangan memenuhi persyaratan keselamatan. Pengoperasian layanan secara bertahap diharapkan dapat memulihkan konektivitas udara dari dan menuju Kalimantan Tengah.
Masyarakat yang berencana bepergian melalui Bandara Tjilik Riwut diimbau memperhatikan informasi terbaru dari maskapai masing-masing. Langkah tersebut penting untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan jadwal selama proses pemulihan penerbangan masih berlangsung.
Sumber: Liputan6


