Gubernur DKI Persilakan Warga Pati Demo di DPR

RBN || Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mempersilakan masyarakat Pati, Jawa Tengah, yang berencana menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat. Namun, ia mengingatkan agar aksi unjuk rasa tetap berlangsung tertib, aman, dan tidak merusak fasilitas publik.

Pernyataan itu disampaikan Pramono di Gereja HKBP Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/8/2026). Menurutnya, penyampaian pendapat di muka umum merupakan bagian dari demokrasi dan tidak dilarang selama dilakukan sesuai aturan.

“Demo itu dijamin oleh demokrasi dan kami mempersilakan,” ujar Pramono.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa aksi tidak boleh disertai tindakan anarkis, perusakan, maupun perilaku yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Pramono mengatakan Pemprov DKI telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga situasi tetap kondusif. Satpol PP diminta berkoordinasi dengan aparat kepolisian agar pelaksanaan unjuk rasa dapat berjalan aman.

Ia juga menekankan bahwa pendekatan humanis akan lebih dikedepankan dalam menangani massa yang datang menyampaikan aspirasi.

Selain pengamanan, Pemprov DKI juga memperhatikan aspek penanganan peserta aksi yang datang dari luar daerah. Pramono menyebut sejumlah organisasi kemasyarakatan di Jakarta turut membantu mengarahkan dan memfasilitasi warga Pati agar tidak bermalam di depan kompleks DPR/MPR.

Menurutnya, upaya tersebut dilakukan agar penyampaian aspirasi tetap berjalan tertib tanpa menimbulkan persoalan baru di ruang publik.

Pemprov DKI berharap seluruh pihak dapat menjaga keamanan dan kenyamanan Jakarta selama aksi berlangsung. Kebebasan menyampaikan pendapat tetap dihormati, namun harus dibarengi dengan tanggung jawab untuk menjaga ketertiban dan fasilitas umum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *