Gemarikan Jakarta Utara Sasar 2.000 Anak untuk Biasakan Makan Ikan Sejak Dini
RBN || Jakarta
Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara terus mengembangkan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) untuk membangun kebiasaan mengonsumsi ikan sejak usia dini. Tahun ini, program tersebut menyasar 2.000 anak SD/sederajat dan TK/PAUD di enam kecamatan.
Kepala Sudin KPKP Jakarta Utara Novy Christine Palit mengatakan, sebanyak 1.000 paket makanan olahan ikan telah dibagikan kepada siswa SD/sederajat di MIN 22 Rorotan, Cilincing, dan MI Al Jihad, Papanggo, Tanjung Priok. Paket tersebut berisi fish katsu, bakso ikan, dan bandeng presto.
Penyaluran dilakukan melalui koordinasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Jakarta Utara serta Suku Dinas Pendidikan Wilayah I dan II Jakarta Utara. Sementara 1.000 paket lainnya akan diberikan kepada anak TK/PAUD pada 29 September 2026 dengan menu fish katsu.
Kepala Seksi Kelautan dan Perikanan Sudin KPKP Jakarta Utara Riyadi Akbar menjelaskan, Gemarikan menjadi bagian dari upaya meningkatkan konsumsi ikan masyarakat. Kandungan protein hewani dan asam amino esensial pada ikan dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak.
Selain pembagian makanan, kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk memberikan edukasi kepada orang tua mengenai kebutuhan gizi dan cara mengolah ikan menjadi makanan yang menarik bagi anak. Edukasi diharapkan dapat diterapkan di rumah sehingga konsumsi ikan menjadi bagian dari pola makan sehari-hari.
Program tersebut juga diarahkan untuk mendukung pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi anak. Pemprov DKI berharap pembiasaan mengonsumsi ikan sejak dini dapat membantu meningkatkan kualitas asupan gizi anak di Jakarta Utara.


