Dua Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dibatalkan Imbas Kabut Asap Karhutla
RBN || Jakarta
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai berdampak pada aktivitas penerbangan di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi jarak pandang yang menurun hingga berada di bawah batas minimum keselamatan penerbangan menyebabkan dua penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta dibatalkan.
Gangguan tersebut terjadi ketika kabut asap menyelimuti sejumlah kawasan yang terdampak karhutla sehingga menghambat operasional bandara. Situasi ini turut memengaruhi kelancaran jadwal penerbangan yang terhubung dengan Bandara Soekarno-Hatta sebagai salah satu pintu utama transportasi udara nasional.
Asisten Deputi Komunikasi dan Legal Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan, membenarkan adanya pembatalan penerbangan akibat kondisi tersebut. Pihak pengelola bandara mencatat dua jadwal penerbangan tidak dapat dilaksanakan berdasarkan laporan operasional yang diterima.
“Berdasarkan data operasional yang diterima, tercatat 2 penerbangan yang dibatalkan atau cancel,” ujar Yudistiawan, Jumat (16/10/2026).
Menghadapi kondisi tersebut, manajemen Bandara Soekarno-Hatta meningkatkan koordinasi dengan maskapai penerbangan dan seluruh pihak terkait untuk mengantisipasi gangguan lanjutan. Langkah mitigasi juga disiapkan di setiap terminal guna mencegah penumpukan penumpang dan menjaga kelancaran pelayanan.
“Kami terus memantau perkembangan kondisi operasional penerbangan dan berkoordinasi dengan maskapai serta pemangku kepentingan terkait untuk memastikan penanganan penerbangan dan penumpang terdampak berjalan dengan baik,” katanya.
Meski terdapat pembatalan penerbangan, pengelola memastikan aktivitas operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta secara umum masih berlangsung terkendali. Calon penumpang diminta memeriksa jadwal dan status penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum melakukan perjalanan menuju bandara.
Masyarakat juga dapat memperoleh informasi tambahan mengenai layanan bandara melalui Contact Center InJourney Airports di nomor 172. Pemantauan kondisi penerbangan terus dilakukan untuk memastikan keselamatan perjalanan dan kenyamanan pengguna jasa transportasi udara.
Sumber: Liputan6


