DPRD DKI Dorong Evaluasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang
RBN || Jakarta
Dukungan terhadap efisiensi pengelolaan sampah disuarakan oleh Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, yang meminta Pemprov DKI mengevaluasi kerja sama pengelolaan sampah di TPST Bantargebang bersama Pemkot Bekasi. Evaluasi ini mencakup penyesuaian dana kompensasi bau, mengingat volume sampah dan ritase truk pengangkut harian ke Bantargebang terus menurun akibat berjalannya program pemilahan serta pembatasan sampah.
Yuke menilai bahwa hasil efisiensi anggaran dari kalkulasi ulang kompensasi tersebut dapat dimanfaatkan secara bijak untuk memperkuat penanganan sampah di kawasan lain. Oleh karena itu, negosiasi ulang dinilai sangat krusial agar beban fiskal daerah tetap seimbang dengan tonase riil yang dikirim ke TPST Bantargebang saat ini.
Selain renegosiasi kompensasi, Yuke mendorong Pemprov DKI memaksimalkan TPS 3R serta memanfaatkan sampah organik untuk pakan peternakan Perumda Dharma Jaya di Ciangir. Langkah ini penting untuk mencegah timbulnya titik-titik penumpukan sampah baru di lingkungan pemukiman warga akibat pembatasan pengangkutan.
Ia juga mengimbau Dinas Lingkungan Hidup (DLH) lebih proaktif memastikan armada pengangkut tidak mencampur kembali sampah yang telah dipilah warga, sekaligus mempertegas sanksi bagi para pelanggar. Melalui terobosan dan ketegasan aturan ini, ia optimistis target pengurangan sampah Jakarta dapat tercapai sebelum 2027.


