BIONS 325: Bukan Sekadar Jago Bicara, Ceni Ungkap Kunci Jadi MC Profesional
RBN || Jakarta
Menjadi Master of Ceremony (MC) bukan sekadar kemampuan berbicara di depan banyak orang. Seorang MC dituntut mampu membangun suasana, berinteraksi dengan audiens, sekaligus menjaga jalannya acara tetap menarik.
Hal itu pula yang dirasakan Ceni Anggreni dalam tayangan Bincang Online Inspiratif (BIONS) Seri 325, Sabtu (26/9). Perjalanan Ceni di dunia MC dimulai sejak duduk di bangku kuliah. Saat itu, ia mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan kemampuan menjadi MC dalam berbagai kegiatan dan acara kampus.
Pengalaman tersebut kemudian membuka lebih banyak peluang. Seiring waktu, Ceni mulai menerima berbagai tawaran menjadi MC, baik untuk acara formal maupun informal.
Bagi Ceni, setiap acara selalu memberikan pengalaman yang berbeda. Ia menikmati proses berinteraksi dan bereksplorasi bersama audiens sehingga suasana acara terasa lebih hidup.
Dalam membangun kemampuan sebagai MC profesional, Ceni juga tidak menutup diri untuk belajar dari para senior yang telah lebih dahulu terjun ke dunia public speaking dan MC.
Namun, ia menekankan bahwa belajar dari orang lain bukan berarti harus meniru seluruh gaya mereka. Menurutnya, seorang MC tetap perlu memiliki karakter dan ciri khas sendiri.
Ceni memilih mempelajari berbagai aspek yang dapat dikembangkan, seperti intonasi suara, pemilihan kata, hingga kemampuan melakukan improvisasi ketika berada di atas panggung.
Baginya, memiliki karakter sendiri penting agar seorang MC dapat tampil nyaman dan tidak mudah mengalami burnout karena terus berusaha menjadi orang lain.
“Cara saya agar tidak kehilangan kepribadian sendiri adalah tetap harus mengenali diri sendiri dan kemampuan yang saya miliki,” ujar Ceni.
Menurut Ceni, proses mengenali diri sendiri tidak bisa dilakukan secara instan. Pengalaman menjadi salah satu cara penting untuk memahami kemampuan sekaligus mengetahui hal-hal yang masih perlu diperbaiki.
Ia menilai seseorang harus mampu menerima kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Berdamai dengan diri sendiri menjadi bagian penting agar seseorang dapat berkembang tanpa kehilangan jati dirinya.
Selain karakter, Ceni menyoroti pentingnya kemampuan mengolah suara bagi seorang MC. Intonasi, artikulasi, serta pemilihan kata menjadi sejumlah aspek yang harus terus dilatih.
Ia mengingatkan bahwa penggunaan intonasi yang monoton dapat membuat audiens kehilangan perhatian. Begitu pula dengan pilihan kata yang tidak bervariasi, yang berpotensi membuat penyampaian terasa membosankan.
Karena itu, bagi Ceni, menjadi MC profesional bukan hanya tentang memiliki suara yang bagus atau berani tampil di depan publik. Kemampuan membaca situasi, berimprovisasi, membangun interaksi dengan audiens, serta tetap menjadi diri sendiri juga menjadi bagian penting dari perjalanan seorang MC.


