ASDP Kerahkan 24 Kapal di Pelabuhan Ketapang Untuk Antisipasi Antrean Panjang
RBN || Banyuwangi
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang mengoperasikan 24 kapal berkapasitas besar untuk mengantisipasi antrean panjang kendaraan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.
Dari jumlah tersebut, enam kapal menerapkan pola tiba-bongkar-berangkat (TBB). Skema ini diterapkan untuk mempercepat pergerakan kapal di dermaga sekaligus meningkatkan kapasitas angkutan kendaraan.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Media Syahrianto menjelaskan, pola TBB memungkinkan kapal yang baru tiba segera melakukan bongkar muatan dan kembali berangkat tanpa terlalu lama berada di dermaga.
Penerapan pola tersebut diharapkan dapat mempercepat siklus pelayanan sehingga lebih banyak kendaraan dapat diangkut dalam waktu yang sama.
Meski demikian, ASDP tetap menyesuaikan pola operasi dengan berbagai kondisi di lapangan. Faktor seperti kapasitas dermaga, kepadatan kendaraan, hingga aspek keselamatan pelayaran tetap menjadi pertimbangan dalam pengaturan keberangkatan kapal.
Peningkatan layanan dilakukan di tengah lonjakan kendaraan logistik. Volume angkutan kendaraan logistik tercatat naik 16 persen dibandingkan periode yang sama pada bulan sebelumnya.
Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena pada saat bersamaan ASDP juga tengah melakukan perbaikan satu pasang dermaga pada lintasan Ketapang-Gilimanuk.
Dikutip dari Antara, Sabtu (5/9/2026), pekerjaan perbaikan dermaga dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat infrastruktur sekaligus meningkatkan kesiapan layanan penyeberangan.
Perbaikan tersebut juga dipersiapkan untuk menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat pada periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).
Sumber: Liputan6

