Aldila Sutjiadi Tersingkir di Babak Pertama Pan Pacific Open 2026

RBN || Tokyo

Langkah petenis Indonesia Aldila Sutjiadi bersama pasangan asal Selandia Baru, Erin Routliffe, harus terhenti lebih awal di Toray Pan Pacific Open 2026. Keduanya kalah dari pasangan Tereza Mihalikova asal Slovakia dan Olivia Nicholls asal Inggris dengan skor 2-6, 3-6 di Tokyo, Jepang, Selasa (27/10/2026).

Pertandingan babak pertama turnamen tenis WTA 500 tersebut berlangsung selama satu jam 18 menit dengan persaingan yang cukup ketat pada beberapa gim. Namun, Mihalikova dan Nicholls tampil lebih konsisten dalam memanfaatkan peluang sehingga mampu mengendalikan jalannya pertandingan.

Pada set pertama, Aldila dan Routliffe sempat memberikan perlawanan hingga kedudukan imbang 2-2. Setelah itu, pasangan Slovakia-Inggris mengambil alih permainan dengan merebut empat gim berturut-turut untuk menutup set pembuka 6-2.

Memasuki set kedua, tekanan terhadap Aldila dan Routliffe semakin meningkat setelah lawannya langsung unggul 4-0. Ketertinggalan tersebut membuat pasangan Indonesia-Selandia Baru harus bekerja keras untuk mengembalikan momentum pertandingan.

Upaya bangkit mulai terlihat ketika Aldila dan Routliffe berhasil merebut tiga gim beruntun sehingga memperkecil kedudukan menjadi 3-4. Sayangnya, Mihalikova dan Nicholls mampu mempertahankan keunggulan dengan memenangi dua gim berikutnya untuk memastikan kemenangan 6-3.

Berdasarkan statistik WTA, Mihalikova dan Nicholls menguasai 57 persen dari keseluruhan poin yang diperebutkan sepanjang pertandingan. Sementara itu, Aldila dan Routliffe hanya mampu mengamankan 43 persen poin sehingga kesulitan membalikkan keadaan.

Kekalahan ini memperpanjang hasil kurang memuaskan Aldila dan Routliffe setelah sebelumnya tersingkir pada babak perempat final Ningbo Open 2026. Pasangan tersebut kembali gagal melangkah lebih jauh dalam persaingan nomor ganda putri di turnamen WTA.

Meski demikian, penampilan Aldila di berbagai turnamen internasional tetap menjadi bagian penting dari kiprah tenis Indonesia di tingkat dunia. Hasil di Tokyo menjadi bahan evaluasi bagi Aldila dan Routliffe untuk meningkatkan konsistensi permainan pada turnamen berikutnya.

Sumber: Antara News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *