RBN || Lampung
Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum memastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional di Provinsi Lampung untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2026 dengan menargetkan seluruh ruas jalan utama dalam kondisi bebas lubang sebelum puncak pergerakan pemudik.
Upaya tersebut dilakukan melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung yang secara intensif mempercepat perbaikan kerusakan jalan sejak beberapa pekan sebelum masa mudik. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat ribuan titik kerusakan yang telah ditangani secara bertahap melalui berbagai metode perbaikan seperti penambalan aspal, patching, hingga teknik cold milling guna memastikan permukaan jalan kembali aman dilalui kendaraan.
Pemerintah menargetkan kondisi “zero pothole” atau nihil lubang pada H-10 Lebaran agar jalur mudik yang melintasi wilayah ini dapat digunakan secara aman dan nyaman oleh para pemudik. Hal ini dinilai sangat penting karena Lampung merupakan gerbang utama masuk ke Pulau Sumatera bagi pemudik yang menyeberang dari Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni.
Saat ini tingkat kemantapan jalan nasional di Lampung tercatat telah mencapai lebih dari 92 persen, yang menunjukkan sebagian besar ruas jalan berada dalam kondisi layak dilalui. Selain perbaikan fisik jalan, pemerintah juga menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran lalu lintas selama periode mudik, seperti menempatkan tim siaga, alat berat, serta posko pelayanan di sejumlah titik strategis agar penanganan gangguan di jalan dapat dilakukan secara cepat.
Pemerintah berharap kesiapan infrastruktur tersebut dapat mendukung perjalanan para pemudik yang melintasi jalur utama Sumatera, sehingga arus kendaraan selama periode Lebaran dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan terkendali.
Sumber: Berita Satu











