RBN || Jakarta
Waktu terus berjalan. Setiap detik kehidupan berlalu dengan cepat, jadi luangkan waktu untuk memutuskan dan bertindak berdasarkan pilihan kita. Waktu yang berlalu menjadi nilai pengukuran dan kekuatan eksternal yang memengaruhi hidup kita dalam berbagai cara. Waktu terus berjalan tanpa memeriksa status kita. Namun, tanpa disadari, kita sering kali terperangkap dalam keraguan yang membuat kita gagal untuk mengambil tindakan diwaktu yang tepat.
Keraguan diri yang kita alami mencegah kita untuk bertindak atas peluang ketika muncul. Peluang yang Kita terima datang dalam bentuk pilihan jangka pendek yang menjadi tidak tersedia dalam hitungan detik. Kebutuhan Kita untuk bersiap sebelum bertindak membuat Kita kehilangan peluang yang datang kepada Kita. Sifat penunda cenderung menyebabkan hilangnya peluang daripada kegagalan karena tindakan yang terlewatkan. Menurut Tony Robbins, hidup tidak hanya terjadi begitu saja untuk kita. Peluang seharusnya membawa kita lebih dekat ke tujuan kita, tetapi jika kita tidak siap, peluang itu akan hilang.
Penundaan adalah salah satu alasan utama mengapa orang tidak dapat memanfaatkan peluang. Kita juga berasumsi bahwa waktu yang lebih baik akan datang, atau kita membutuhkan persiapan lebih lanjut. Peluang tidak akan bersabar dengan kita sampai kita siap. Peluang juga muncul begitu saja, dan tidak menunggu kita siap. Ketika sebuah peluang datang dan pergi, itu bukan hanya sia-sia bagi kita, tetapi juga membuka celah yang lebih besar bagi potensi yang kita miliki.
Dale Carnegie adalah seorang pembicara motivasi terkenal yang mengatakan bahwa cara terbaik untuk merencanakan masa depan adalah dengan melakukan yang terbaik dari hal-hal yang seharusnya kita lakukan hari ini. Pintu menuju peluang tidak akan terbuka bagi mereka yang masih berdiri di pintu yang tertutup dan bagi orang-orang yang terlalu takut untuk maju. Kita tidak memiliki kesempatan kedua karena tidak ada yang namanya kesempatan kedua di dunia ini. Steve Jobs pernah berkata, Inovasi membedakan pemimpin dari pengikut. Orang-orang yang tidak pernah takut untuk mencoba hal-hal baru bahkan di saat-saat yang sedikit tidak stabil adalah para pemimpin. Pemimpin adalah mereka yang berani mengambil kesempatan, meski kondisi belum sepenuhnya sempurna. Mereka yang menunggu semua serba ideal hanya akan terjebak dalam penundaan yang tiada habisnya.
Kesuksesan kita dalam hidup ditentukan oleh perilaku kita terhadap peluang yang mengetuk pintu kita dan respons kita terhadapnya. Setiap kali sebuah peluang mengetuk, mereka yang telah sukseslah yang meresponsnya dan memanfaatkannya. Orang-orang yang bertindak sebelum kesempatan berlalu akan berhasil dalam hidup. Pengambilan keputusan yang cepat membuat kita tetap berada di jalur yang benar. Menurut Mark Zuckerberg, “Berusaha cukup keras” hanya dapat dilakukan oleh mereka yang berani gagal secara serius.
Setiap detik yang kita tunda adalah waktu yang hilang untuk mencapai sesuatu yang lebih besar. Ketika peluang itu berlalu, yang kita miliki hanya penyesalan dan jarak yang semakin jauh dengan apa yang seharusnya bisa kita capai. Oleh karena itu, jangan biarkan keraguan menghalangi langkah kita. Jangan biarkan penyesalan mengisi ruang hidup kita. Kesempatan tidak akan kembali, dan waktu tidak akan pernah berhenti. Satu-satunya cara untuk menghindari penyesalan itu adalah dengan berani bertindak sekarang, sebelum kesempatan itu menghilang selamanya.











