Viral Dugaan Pungli Rp20 Ribu di Tanah Merah Depok, Polisi Amankan Satu Orang

RBN || Depok

Dugaan praktik pungutan liar (pungli) di lahan kosong Tanah Merah, KSU, Sukmajaya, Depok, menjadi perbincangan setelah sebuah video cekcok antara warga dan seorang pria viral di media sosial. Perselisihan tersebut dipicu permintaan uang sebesar Rp20 ribu kepada warga yang datang untuk mengajak anaknya bermain layangan di lokasi tersebut.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang warga terlibat adu mulut dengan pria yang diduga meminta uang. Warga tersebut mempertanyakan alasan adanya pungutan karena lokasi itu kerap digunakan masyarakat sekitar untuk bermain layangan.

Ketegangan semakin meningkat ketika pria tersebut meminta warga memindahkan anaknya apabila tidak bersedia membayar. Pria itu juga terlihat mengusir seorang anak kecil yang sedang bermain sepeda motor di area tersebut. Tindakan itu membuat warga keberatan hingga kembali terjadi cekcok.

Menanggapi kejadian tersebut, Katim Jaguar Polres Metro Depok, Ipda Suwinta, menjelaskan bahwa lahan Tanah Merah tersebut berstatus quo dan sebelumnya kerap menjadi lokasi keributan.

Polisi kemudian mendatangi lokasi pada Senin (2/11/2026). Dalam pemeriksaan di tempat, petugas menemukan seorang pemuda yang sedang duduk di pinggir lahan kosong tersebut.

Petugas juga menemukan sebuah buku nota berisi catatan yang diduga berkaitan dengan hasil pungutan liar. Berdasarkan keterangan polisi, penjagaan di lokasi dilakukan secara bergantian oleh beberapa orang, dengan dua orang bertugas setiap harinya.

Ipda Suwinta menjelaskan bahwa pemuda yang diamankan berbeda dengan pria yang terlihat dalam video viral. Saat diamankan, pemuda berinisial A tersebut disebut tidak kooperatif dan sempat melakukan perlawanan hingga menggigit jari salah satu anggota kepolisian.

Polisi juga mencurigai kemungkinan pemuda tersebut mengonsumsi obat-obatan tertentu. Oleh karena itu, A menjalani pemeriksaan urine di Satres Narkoba Polres Metro Depok.

Hingga saat ini, polisi telah mengamankan A untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.

Sumber: Detik News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *