Dua Kereta Cepat Bertabrakan di Spanyol, 40 Orang Tewas dan 179 Terluka

RBN || Toledo

Kecelakaan kereta api mengguncang Spanyol setelah dua kereta berkecepatan tinggi bertabrakan di Provinsi Toledo, Rabu (28/10/2026). Laporan media setempat menyebut lebih dari 40 orang meninggal dunia dan 179 lainnya mengalami luka-luka.

Insiden terjadi di antara Los Yébenes dan Urda, sekitar 120 kilometer selatan Madrid, pada pagi hari waktu setempat. Tabrakan melibatkan kereta Renfe AVE dan Iryo yang membawa total 544 penumpang.

Menurut operator infrastruktur perkeretaapian Spanyol, Adif, kereta Renfe AVE dilaporkan menabrak bagian belakang rangkaian Iryo. Benturan keras menyebabkan dua gerbong keluar dari rel dan terjatuh ke lereng tanggul.

Kereta Renfe diketahui mengangkut 147 penumpang dalam perjalanan dari Madrid menuju Sevilla setelah berangkat pukul 08.00 waktu setempat. Sementara itu, rangkaian Iryo membawa 397 penumpang ketika kecelakaan terjadi di jalur kereta cepat tersebut.

Dilansir El Español, kereta Iryo dilaporkan sedang berhenti saat tabrakan berlangsung sekitar pukul 08.54 waktu setempat. Petugas darurat kemudian dikerahkan untuk mengevakuasi korban dan memberikan pertolongan kepada penumpang yang terluka.

Kecelakaan tersebut juga mengakibatkan terganggunya layanan kereta cepat yang menghubungkan Madrid dengan wilayah Andalusia. Adif menghentikan sementara perjalanan pada jalur terdampak untuk mendukung evakuasi dan pemeriksaan keselamatan.

Penyebab pasti tabrakan masih dalam penyelidikan, meskipun muncul dugaan adanya kesalahan manusia dalam pengoperasian kereta. Laporan awal juga menyebut penggunaan sistem persinyalan cadangan setelah sistem kendali otomatis mengalami gangguan.

Namun, dugaan tersebut belum ditetapkan sebagai penyebab resmi kecelakaan oleh otoritas berwenang. Penyelidikan diperlukan untuk memastikan rangkaian kejadian serta kemungkinan gangguan teknis sebelum tabrakan.

Pihak operator dan petugas penyelamat terus menangani dampak kecelakaan serta mendata korban yang terlibat. Jumlah korban meninggal dan luka-luka masih berpotensi berubah seiring perkembangan proses evakuasi.

Sumber: Okezone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *