Abdul Mu’ti Dorong Penguatan Kesehatan Fisik Mental dan Spiritual Peserta Didik

RBN || Tangerang Selatan

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mendorong penguatan kesehatan fisik, mental, dan spiritual peserta didik sebagai bagian dari upaya membangun generasi menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, penguatan tersebut membutuhkan kolaborasi seluruh ekosistem pendidikan, mulai dari keluarga, sekolah, masyarakat hingga pemerintah.

Hal itu disampaikan Abdul Mu’ti saat peluncuran Indonesian Center for Health Evidence-Informed Policy (I-CHIP) di Tangerang Selatan, Selasa (15/9/2026). Ia menilai kesehatan peserta didik perlu dipandang secara menyeluruh karena berkaitan dengan kesiapan mereka menjalani proses pendidikan dan kehidupan.

Abdul Mu’ti menjelaskan, kesehatan fisik dan mental menjadi dua aspek penting yang perlu diperkuat sejak dini. Kesehatan spiritual juga perlu mendapat perhatian agar perkembangan peserta didik berlangsung secara seimbang.

Melalui program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH), Kemendikdasmen mendorong sekolah menjadi ruang pembentukan kebiasaan hidup sehat sekaligus penguatan karakter. Kebiasaan tersebut mencakup bangun pagi, berolahraga, menjalani pola hidup sehat, membangun interaksi sosial, serta memperkuat kehidupan spiritual.

Menurut Abdul Mu’ti, kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi fondasi bagi kesehatan jasmani, mental, dan karakter anak. Sekolah juga memiliki posisi strategis karena menjadi lingkungan tempat peserta didik mengembangkan pengetahuan sekaligus membangun pola kehidupan sehari-hari.

Ia menekankan bahwa generasi Indonesia 2045 diharapkan tumbuh dengan kekuatan fisik, spiritual, dan intelektual. Karena itu, penguatan budaya hidup sehat perlu dilakukan secara bersama-sama dan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah.

Kolaborasi antara orang tua, satuan pendidikan, masyarakat, perguruan tinggi, media, serta kementerian dan lembaga terkait menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang mendukung kesehatan peserta didik. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu anak tumbuh secara lebih sehat dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *