Maulid Akbar 2026 Dorong Talenta dan Adab Pemuda
RBN || Jakarta
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Istiqlal diarahkan menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda. Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan pesan tersebut dalam Istiqlal Youth Fest: Maulid Akbar 2026, Selasa (25/8/2026). Kegiatan itu mengusung tema “Prophetic Pulse: Grow Your Talent, Grow Your Adab”. Tema tersebut menekankan pentingnya pengembangan talenta yang berjalan bersama pembentukan adab dan karakter.
Menurut Nasaruddin, peringatan Maulid tidak cukup dimaknai sebagai kegiatan seremonial. Nilai utama Maulid terletak pada kemampuan umat meneladani kehidupan Nabi Muhammad SAW. Keteladanan itu dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Contohnya terlihat dalam cara berkomunikasi, bersikap santun, mengambil keputusan, dan memperlakukan orang lain secara adil.
“Marilah kita meneladani sikap, cara bicaranya Nabi yang begitu santunnya,” ujar Nasaruddin. Ia menilai keteladanan tersebut penting dikenalkan sejak usia dini. Anak-anak, remaja, dan pemuda dapat belajar dari perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW. Pembelajaran itu tidak hanya berasal dari masa kenabian, tetapi juga dari kehidupan beliau sejak muda.
Menag juga mendorong generasi muda untuk terus bertumbuh dan mengembangkan kemampuan yang dimiliki. Talenta perlu dikenali, diasah, dan diarahkan agar memberi manfaat bagi diri sendiri serta masyarakat. Menurutnya, pengembangan kemampuan tidak seharusnya dipisahkan dari pembentukan karakter. Talenta tanpa adab dinilai belum cukup membentuk generasi yang matang dan bertanggung jawab.
Melalui Maulid Akbar 2026, kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW diharapkan hadir dalam tindakan nyata. Nilai itu dapat diwujudkan melalui sikap santun, adil, berbuat baik, dan terus mengembangkan diri menjadi pribadi bermanfaat.
