BIONS 319: Kisah Jyoti, Anak Hebat dengan Mimpi Besar
RBN || Jakarta
Kesibukan di sekolah tidak menghalangi Jyoti untuk terus mengembangkan diri. Bagi siswa yang aktif mengikuti berbagai kegiatan tersebut, menjaga kesehatan menjadi hal penting agar ia tetap dapat belajar, berkarya, dan tidak melewatkan berbagai pengalaman berharga.
Dalam tayangan Bincang Online Inspiratif (BIONS) Seri 319, Sabtu (15/8), Dewa Ayu Jyoti Adistya Putri menyadari banyaknya kegiatan di sekolah membuatnya harus pandai menjaga kondisi tubuh. Ia ingin tetap sehat sehingga dapat mengikuti seluruh aktivitas dengan baik.
Di luar kegiatan sekolah, Jyoti juga memiliki kegemaran menggambar. Hobinya itu mulai muncul sejak kelas 4. Awalnya, ia hanya mengikuti kebiasaan temannya yang gemar menggambar. Namun, seiring waktu, kegiatan tersebut justru berkembang menjadi kesenangan yang terus ia tekuni.
Jyoti mengaku senang menggambar berbagai karakter. Meski demikian, ia terkadang menghadapi kendala ketika harus menentukan ide gambar.
Ide biasanya ia dapatkan dari imajinasi sendiri, internet, maupun karya para kreator lain yang menjadi inspirasinya.
Selain menggambar, Jyoti juga memiliki ketertarikan pada dunia tulis-menulis. Baginya, menulis menjadi salah satu cara untuk menuangkan perasaan secara lebih leluasa.
Ia merasa dapat mengekspresikan apa yang sedang dirasakan melalui tulisan tanpa harus diketahui orang lain. Hal tersebut membuat menulis menjadi ruang pribadi bagi Jyoti untuk menyampaikan berbagai isi pikirannya.
Menariknya, cita-cita Jyoti tidak berhenti pada dunia seni dan kreativitas. Ia ingin menjadi seorang saintis. Cita-cita itu muncul dari keinginannya untuk memberikan manfaat bagi banyak orang, khususnya mereka yang hidup dengan penyakit autoimun.
Jyoti berharap suatu hari dapat menemukan obat yang mampu membantu penderita autoimun agar bisa sembuh dan memiliki lebih banyak waktu untuk berkumpul bersama keluarga.
Keinginan tersebut menjadi gambaran sosok Anak Hebat Indonesia yang tidak hanya memiliki beragam minat, tetapi juga menyimpan kepedulian terhadap sesama. Dari kegemarannya menggambar dan menulis hingga cita-citanya menjadi saintis, Jyoti menunjukkan bahwa kreativitas, ketekunan, dan kepedulian dapat tumbuh bersama dalam diri seorang anak.
Cita-cita menemukan obat bagi penyakit autoimun juga menunjukkan bahwa Jyoti memiliki mimpi besar yang berorientasi pada kemanfaatan. Ia ingin ilmu yang kelak dimilikinya dapat membantu orang lain menikmati hidup dan menghabiskan waktu lebih lama bersama keluarga.
