RBN || Jakarta
Kebakaran melanda empat rumah di kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Nangka, RT 02/02, Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (21/7) dini hari. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 04.58 WIB tersebut diduga dipicu kebocoran Liquefied Petroleum Gas (LPG) dari kompor yang sedang digunakan memasak.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid mengatakan, warga bersama penghuni kontrakan sudah berupaya melakukan pemadaman secara mandiri. Namun, kobaran api yang cepat membesar membuat sulit dipadamkan.
“Usai menerima laporan kebakaran, kami langsung mengerahkan 14 unit mobil pemadam kebakaran dengan kekuatan 70 personel ke lokasi,” ujarnya, Selasa (21/7).
Wahid menjelaskan, proses pemadaman dimulai sekitar pukul 05.00 WIB dan dilanjutkan dengan proses pendinginan pada pukul 05.35 WIB.
“Seluruh proses penanganan kebakaran dinyatakan tuntas pada pukul 06.13.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa kebakaran ini,” terangnya.
Ketua RT 02/02, Kelurahan Ceger, Hendrawan menuturkan, dari empat rumah yang terdampak kebakaran, tiga di antaranya merupakan rumah kontrakan. Sebanyak empat kepala keluarga (KK) dengan jumlah 15 jiwa menjadi penyintas kebakaran.
“Saat ini warga mereka mengungsi sementara di rumah tetangga dan kerabat yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran,” ungkapnya
Sementara itu, Lurah Ceger, Ahmad Syaifudin memastikan, sudah mengajukan bantuan kepada Suku Dinas Sosial, Palang Merah Indonesia (PMI), Baznas Bazis, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Timur.
“Bantuan sudah langsung kami ajukan dan mudah-mudahan cepat dikirim untuk didistribusikan kepada warga penyintas kebakaran,” tandasnya.
___________________
sumber : berita jakarta











