RBN || Bogor
Perselisihan antarwarga di wilayah Haurjaya, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, berujung pada aksi penganiayaan. Seorang pria menjadi korban pemukulan yang diduga dilakukan oleh dua orang tetangganya sendiri pada Selasa (16/6/2026) malam.
Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Sonson Sudarsono, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut dipicu oleh ucapan yang dianggap menyinggung perasaan pelaku hingga memicu emosi.
“Jadi gini, kejadiannya karena ada perkataan yang kurang mengenakan sehingga tersinggung ini memukul dengan saudaranya itu berdua,” kata Sonson, Rabu (17/6/2026).
Sebelum terjadi penganiayaan, korban dan pelaku sempat terlibat adu mulut. Ketegangan yang muncul kemudian berujung pada aksi pemukulan terhadap korban.
Menurut Sonson, salah satu ucapan yang memicu pertengkaran adalah perkataan yang bernada menyinggung.
“Jadi ada perkataan ‘oh, kamu matanya nggak lihat loh’,” ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka dan kemudian mendapatkan penanganan medis di rumah sakit sebelum melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada pihak kepolisian.
Polisi bergerak cepat menindaklanjuti laporan tersebut dan telah mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku penganiayaan.
“Informasinya dua orang (yang ditangkap). Cuma tersinggung gitu perkataan sepele, mengakibatkan satu luka-luka tapi nggak parah akibat kena pukulan tangan kosong,” ujar Sonson.
Meski korban mengalami luka akibat pemukulan menggunakan tangan kosong, pihak kepolisian menyebut kondisi korban tidak mengalami luka berat. Saat ini, kedua pelaku telah diamankan dan kasus tersebut masih dalam proses penanganan lebih lanjut oleh aparat kepolisian.
Sumber: Detik News











