RBN || Jakarta
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STAH Dharma Nusantara Jakarta menggelar kegiatan orasi calon Ketua dan Wakil Ketua BEM masa bhakti 2026/2027 pada Rabu sore (20/5/2026) di ruang Smart Classroom Kampus Jatiwaringin. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian regenerasi kepemimpinan organisasi mahasiswa sekaligus menandakan berakhirnya pengurus BEM masa bhakti 2025/2026.
Dalam agenda tersebut, dua pasangan calon memaparkan visi, misi, dan program kerja di hadapan civitas akademika kampus. Adapun pasangan calon yang maju dalam pemilihan yakni pasangan nomor urut satu, Putu Maya Kurniawati dan Liana Tirta Sari, serta pasangan nomor urut dua, Made Reni Jayanti dan Risky Pramirtha.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 16.00 WIB itu dihadiri Ketua STAH Dharma Nusantara Jakarta, jajaran pimpinan kampus, dosen, staf, anggota BEM, serta mahasiswa. Suasana orasi berlangsung dinamis dengan antusiasme peserta yang terlihat dalam sesi tanya jawab dan diskusi terbuka antara mahasiswa, dosen, dan para kandidat.
Pelaksanaan orasi calon ketua dan wakil ketua BEM tersebut bertujuan memberikan kesempatan kepada masing-masing pasangan calon untuk memperkenalkan program kerja sekaligus mengasah kemampuan public speaking mahasiswa dalam forum akademik dan organisasi.
Ketua BEM periode 2025/2026 dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekedar penyampaian visi dan program kerja, melainkan menjadi momentum untuk melihat kesiapan calon pemimpin mahasiswa dalam mendengar aspirasi dan menjalankan tanggung jawab organisasi.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang menyampaikan program atau adu gagasan, tetapi kesempatan kita untuk melihat siapa yang siap mendengar, bertanggung jawab dan bekerja, serta membawa BEM menjadi rumah kita bersama. Siapapun yang terpilih nanti, semoga dapat membawa semangat baru dan perubahan yang jauh lebih baik lagi,” ungkapnya.
Momentum pelaksanaan kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional juga menjadi sorotan pimpinan kampus. Ketua STAH Dharma Nusantara Jakarta menilai bahwa semangat kebangkitan harus dimulai dari generasi muda, termasuk mahasiswa.
“Hari ini bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, artinya waktunya anak muda untuk bangkit!” tegasnya.
Setelah pelaksanaan orasi, proses pemilihan Ketua dan Wakil Ketua BEM akan dilanjutkan sesuai mekanisme demokrasi organisasi kemahasiswaan yang berlaku di lingkungan STAH Dharma Nusantara Jakarta. Hasil penyampaian visi dan misi para kandidat diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan mahasiswa dalam menentukan pemimpin organisasi untuk periode mendatang.
Kegiatan orasi kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh pasangan calon, panitia, dosen, serta mahasiswa yang hadir sebagai bentuk kebersamaan dan komitmen menjaga semangat demokrasi di lingkungan kampus.
Reportase: Evita











