STAH Dharma Nusantara Gelar Upanayana dan Samawartana di Pura Tirta Buana
RBN || Bekasi
Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Dharma Nusantara Jakarta menggelar upacara Upanayana dan Samawartana di Pura Tirta Buana, Bekasi, pada Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh 35 mahasiswa, yang terdiri dari 19 peserta Upanayana dan 16 peserta Samawartana.
Peserta Upanayana berasal dari mahasiswa Program Pascasarjana (S2) Program Studi Pendidikan Agama Hindu, serta mahasiswa Program Sarjana (S1) Program Studi Ilmu Komunikasi Hindu (IKH) dan Pendidikan Agama Hindu. Sementara itu, peserta Samawartana berasal dari mahasiswa S1 Program Studi Pendidikan Agama Hindu dan Ilmu Komunikasi Hindu.
Pelaksanaan upacara dipuput oleh Ida Pedanda Gede Panji Sogata dari Griya Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perjalanan pendidikan mahasiswa STAH Dharma Nusantara sekaligus menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mengikuti salah satu tahapan dalam pendidikan keagamaan Hindu.
Dalam sambutannya, Ketua STAH Dharma Nusantara menyampaikan harapan agar seluruh mahasiswa dapat mengikuti proses perkuliahan dengan baik. Ia juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang tetap memiliki semangat untuk menempuh pendidikan meskipun sudah tidak berada pada usia muda.
Menurutnya, semangat belajar tidak dibatasi oleh usia. Ia juga berpesan kepada mahasiswa agar mampu bertanggung jawab terhadap proses pendidikan yang telah dimulai.
“Apa yang dimulai harus diselesaikan dengan baik,” pesan Ketua STAH Dharma Nusantara.
Pesan tersebut menjadi dorongan bagi mahasiswa untuk tetap konsisten dalam menjalani proses perkuliahan hingga menyelesaikan pendidikan di STAH Dharma Nusantara.
Salah satu mahasiswa yang mengikuti Samawartana, Indra, menyampaikan kesannya selama menjadi mahasiswa STAH Dharma Nusantara. Menurutnya, salah satu pengalaman menarik selama berkuliah adalah kesempatan untuk bertemu dengan mahasiswa dari berbagai daerah.
“Sangat seru. Saya bertemu dengan teman-teman dari berbagai daerah. Semoga STAH Dharma Nusantara selalu sukses,” ujar Indra.
Sementara itu, Eko, mahasiswa baru S1 yang mengikuti Upanayana, membagikan pengalamannya selama menjalani perkuliahan di STAH Dharma Nusantara. Ia mengaku memiliki anggapan berbeda sebelum merasakan langsung proses pembelajaran di kampus.
“Saya pikir ketika kuliah di STAH Dharma Nusantara akan bertemu dosen yang killer. Ternyata tidak semua dosen seperti itu. Cara mengajarnya sangat menarik dan menyenangkan. Semoga STAH Dharma Nusantara semakin berkembang. Beasiswa di STAH Dharma Nusantara juga banyak dan saya bisa bertemu dengan teman-teman dari berbagai daerah,” ungkap Eko.
Ketua BEM STAH Dharma Nusantara, turut menyampaikan ucapan kepada mahasiswa yang mengikuti Upanayana dan Samawartana. Ia berharap ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat diterapkan dan memberikan manfaat dalam kehidupan sehari-hari.
“Selamat melaksanakan upacara Upanayana dan Samawartana. Semoga ilmu yang diberikan oleh Bapak dan Ibu dosen STAH Dharma Nusantara dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Maya.
Pelaksanaan Upanayana dan Samawartana di Pura Tirta Buana, Bekasi, menjadi salah satu momentum bagi mahasiswa STAH Dharma Nusantara dalam menjalani proses pendidikan. Kegiatan tersebut juga mempertemukan mahasiswa dari berbagai jenjang dan daerah dalam satu rangkaian kegiatan di lingkungan STAH Dharma Nusantara.
Reportase: Putu Maya


