Rebeca Grynspan Unggul dalam Putaran Keempat Pemilihan Sekjen PBB

RBN || New York

Persaingan untuk menentukan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mulai mengerucut. Diplomat asal Kosta Rika, Rebeca Grynspan, berada di posisi teratas setelah pemungutan suara informal putaran keempat Dewan Keamanan PBB.

Grynspan yang saat ini memimpin badan perdagangan dan pembangunan PBB atau UNCTAD, menjadi kandidat dengan perolehan dukungan terbanyak dalam pemungutan suara tersebut.

Berdasarkan informasi seorang diplomat yang mengetahui proses tersebut, Grynspan mendapatkan 10 suara dukungan dalam pemungutan suara pada Selasa (29/9/2026).

Sementara itu, tiga anggota menyatakan tidak mendukung pencalonannya dan dua lainnya memilih posisi netral atau tidak menyampaikan pendapat.

Hasil tersebut memperkuat posisi Grynspan dalam persaingan. Ia tercatat menempati urutan teratas dalam tiga dari empat putaran awal atau straw polls yang dilakukan Dewan Keamanan PBB.

Meski demikian, perolehan suara dalam pemungutan informal belum secara otomatis menentukan kandidat yang akan memimpin PBB. Prosesnya masih dapat dipengaruhi oleh sikap lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang memiliki hak veto.

Kelima negara tersebut adalah Amerika Serikat, China, Rusia, Inggris, dan Prancis. Hak veto yang dimiliki negara-negara tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam proses pemilihan Sekjen PBB.

Informasi mengenai hasil putaran keempat itu disampaikan oleh diplomat yang meminta identitasnya dirahasiakan. Hasil tersebut juga disebut sejalan dengan laporan sejumlah media yang secara khusus mengikuti perkembangan pemilihan Sekretaris Jenderal PBB.

Persaingan untuk menggantikan Sekjen PBB saat ini masih berlangsung. Hasil pemungutan suara informal menjadi salah satu tahapan sebelum proses penentuan kandidat yang akan diajukan untuk mendapatkan persetujuan Majelis Umum PBB.

Sumber: Okezone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *