Motif Pembacokan Sesama Pelajar di Bekasi: Kesal Topi Diambil saat Papasan

RBN || Bekasi

Polisi mengungkap motif pembacokan terhadap sesama pelajar di Jalan H Assamawi, Jakamulya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Penyerangan terjadi setelah salah satu pelaku merasa kesal karena topinya diambil saat berpapasan dengan korban.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Verdika Bagus Putra mengatakan pelaku tidak terima setelah topi yang dikenakannya diambil ketika melintas di wilayah tersebut. Pelaku kemudian mengajak sejumlah rekannya untuk melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam.

“Jadi mereka tidak terima, kemudian mengajak rekan lainnya untuk melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam,” kata Verdika kepada wartawan, Selasa (6/10/2026).

Akibat penyerangan tersebut, satu pelajar mengalami luka pada bagian lengan akibat sabetan senjata tajam. Korban sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dan kini telah diperbolehkan pulang.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan 10 pelajar yang diduga terlibat. Mereka merupakan pelajar dari dua sekolah yang berada di bawah satu yayasan di wilayah Jakarta Timur. Polisi masih memeriksa peran masing-masing anak, termasuk pihak yang melakukan kekerasan, membawa atau menggunakan senjata tajam, serta yang terlibat dalam rangkaian kejadian.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, yakni satu celurit, satu senjata tajam menyerupai samurai, pakaian yang digunakan saat kejadian, serta 10 telepon seluler milik para pelajar.

Penyidik menerapkan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sesuai peran masing-masing pelaku, antara lain Pasal 307, Pasal 466 ayat (2), dan Pasal 472 huruf a.

Sumber: Detik News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *