Lansia di Lamongan Meninggal Usai Dianiaya Saat Menolong Siswi SMP yang Diduga Hendak Diperkosa
RBN || Lamongan
Seorang lansia berinisial R (65) meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan oleh pria berinisial S (34) di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Peristiwa tersebut terjadi ketika R berusaha menolong seorang siswi SMP yang diduga hendak menjadi korban pelecehan seksual atau pemerkosaan oleh terduga pelaku.
Kasus ini menjadi perhatian setelah informasinya beredar luas di media sosial. Berdasarkan laporan detikJatim yang dikutip detikNews pada Kamis (29/10/2026), peristiwa tersebut bermula ketika S diduga melakukan tindakan yang mengancam keselamatan seorang anak perempuan yang masih duduk di bangku SMP.
Siswi tersebut disebut merupakan keponakan S. Saat kejadian, anak perempuan itu berteriak meminta pertolongan hingga menarik perhatian R, yang diketahui merupakan tetangganya.
Berusaha Menolong Korban
Mendengar teriakan tersebut, R berupaya memberikan pertolongan kepada siswi SMP itu. Anak perempuan tersebut kemudian disebut berhasil melarikan diri untuk mencari bantuan.
Namun, dalam kejadian itu, R justru diduga menjadi sasaran penganiayaan oleh S. Akibat tindakan tersebut, lansia itu mengalami luka hingga harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
R sempat menjalani perawatan intensif selama kurang lebih satu pekan. Meski telah mendapatkan perawatan, nyawanya akhirnya tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, S disebut melarikan diri setelah kejadian. Keberadaan terduga pelaku kemudian menjadi bagian dari upaya penanganan yang dilakukan kepolisian.
Polisi Lakukan Penyelidikan dan Upaya Penangkapan
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, membenarkan bahwa pihak kepolisian telah menerima dan menindaklanjuti laporan mengenai peristiwa tersebut.
Hamzaid menyampaikan bahwa penyidik telah melakukan proses penyelidikan serta berupaya menangkap pria yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut.
“Nggeh, sudah ada dan sudah kami lakukan proses penyelidikan serta upaya penangkapan terhadap terduga pelaku,” kata Hamzaid saat dikonfirmasi detikJatim pada Rabu (28/10/2026).
Pihak kepolisian masih melakukan penanganan terhadap kasus tersebut, termasuk penyelidikan atas peristiwa yang menyebabkan R meninggal dunia dan upaya pencarian terhadap terduga pelaku.
Hingga berita ini diterbitkan, informasi yang disampaikan belum merinci lebih jauh mengenai kronologi lengkap penganiayaan maupun perkembangan terbaru terkait penangkapan S.
Sumber: detikNews


