KPK Amankan 14 Orang dalam OTT di BNPB, Sestama Rustian Turut Diperiksa

RBN || Jakarta

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Selasa (13/10/2026). Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Rustian termasuk di antara pihak yang diamankan dalam operasi tersebut.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya operasi tangkap tangan yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan BNPB. Ia menyebut sejumlah pihak yang diamankan berasal dari unsur pejabat pemerintah hingga swasta.

“Confirm bahwa telah terjadi peristiwa tangkap tangan dugaan tindak pidana korupsi, di mana dalam peristiwa ini tim KPK mengamankan sejumlah 14 orang,” kata Budi kepada wartawan di Bantul, Yogyakarta, Selasa (13/10/2026).

Budi menjelaskan, pihak-pihak yang diamankan di antaranya merupakan Sekretaris Utama BNPB, pejabat pembuat komitmen (PPK), serta sejumlah pihak lain dari unsur swasta.

Selain mengamankan 14 orang, KPK turut menyita barang bukti berupa uang tunai dan logam mulia emas. Berdasarkan penghitungan awal, uang tunai yang diamankan mencapai sekitar Rp 1,4 miliar.

“Untuk uang tunai, hitungan awal oleh tim senilai sekitar Rp 1,4 miliar,” ujar Budi.

KPK menyatakan OTT tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB. Namun, lembaga antirasuah itu belum mengungkapkan secara terperinci perkara yang menjadi dasar operasi tersebut.

“Adapun kegiatan penyelidikan ini terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB,” imbuhnya.

Hingga Selasa malam, ke-14 orang yang diamankan masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum mereka setelah operasi tangkap tangan.

KPK selanjutnya akan menyampaikan perkembangan penanganan perkara, termasuk penetapan status hukum pihak-pihak yang terlibat, sesuai hasil pemeriksaan dan penyelidikan yang dilakukan.

Sumber: Detik News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *