RBN || Mamasa
Di balik sejuknya alam Kalewe, Desa Tadisi, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, lahir sebuah produk kopi lokal yang mengusung cita rasa khas pegunungan, yakni Kopi Sareong. Diproduksi oleh Demianus, kopi robusta ini menjadi salah satu produk unggulan daerah yang mempertahankan proses pengolahan tradisional sekaligus mengangkat identitas lokal Mamasa.
Nama Kopi Sareong diambil dari lokasi pembuatannya yang berada di bawah lereng Gunung Sareong. Kawasan yang memiliki udara sejuk dan tanah yang subur tersebut memberikan karakter rasa yang khas pada biji kopi robusta yang dihasilkan.
Berbeda dengan proses produksi modern, Kopi Sareong masih diolah secara manual. Mulai dari proses pemilihan biji hingga penyangraian dilakukan dengan penuh ketelitian untuk menjaga kualitas rasa dan aroma alami kopi.
Menurut Demianus, penggunaan metode tradisional menjadi ciri khas yang terus dipertahankan sejak awal usaha ini berdiri.
“Kopi ini diproduksi secara manual melalui proses sangrai menggunakan kayu bakar dan sudah kami produksi sejak tahun 2021,” ujar Demianus.
Metode sangrai menggunakan kayu bakar dipercaya mampu menghasilkan aroma yang lebih alami serta memberikan cita rasa yang khas pada setiap seduhan. Selain menjaga kualitas produk, cara ini juga menjadi bentuk pelestarian teknik pengolahan kopi yang telah lama dikenal masyarakat setempat.
Sejak mulai diproduksi pada tahun 2021, Kopi Sareong terus diperkenalkan sebagai salah satu produk lokal yang memiliki potensi untuk bersaing di pasar yang lebih luas. Tidak hanya menawarkan kenikmatan secangkir kopi robusta, produk ini juga membawa cerita tentang kekayaan alam, budaya, dan kearifan lokal masyarakat Mamasa.
Bagi Demianus, Kopi Sareong bukan sekadar produk usaha, tetapi juga upaya memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas. Melalui kualitas biji kopi pilihan dan proses pengolahan yang tetap mempertahankan cara tradisional, ia berharap Kopi Sareong dapat semakin dikenal serta menjadi kebanggaan Kabupaten Mamasa.
Dengan cita rasa autentik yang lahir dari lereng Gunung Sareong, Kopi Sareong menjadi bukti bahwa produk lokal Mamasa memiliki kualitas yang mampu bersaing. Di tengah meningkatnya minat terhadap kopi nusantara, kehadiran Kopi Sareong diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat identitas kopi khas Sulawesi Barat di tingkat nasional.
Reportase: Haikel











