KAI Siapkan Gapeka 2026, Pergeseran Jadwal KA Majapahit Tuai Reaksi Warganet

RBN || Jakarta

Rencana perubahan jadwal perjalanan kereta api mulai 1 Desember 2026 menuai keluhan dari sejumlah penumpang, terutama pekerja yang rutin bepergian dari Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pergeseran jam keberangkatan KA Majapahit menjadi salah satu perubahan yang mendapat perhatian di media sosial.

Melalui pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2026, KA Majapahit relasi Pasarsenen–Malang direncanakan berangkat pukul 14.15 WIB. Jadwal tersebut lebih awal tiga jam 25 menit dibandingkan keberangkatan sebelumnya pada pukul 17.40 WIB.

Perubahan ini dinilai berpotensi menyulitkan pekerja yang biasanya menggunakan kereta setelah menyelesaikan aktivitas di kantor. Keberangkatan pada siang hari membuat sebagian penumpang harus menyesuaikan waktu kerja atau mencari alternatif perjalanan.

Salah satu keluhan disampaikan pengguna Threads dengan akun Diablo yang menyoroti dampak perubahan jadwal terhadap pelanggan setia KA Majapahit. Menurutnya, penyesuaian tersebut menimbulkan keresahan bagi pekerja yang mengandalkan layanan kereta jarak jauh untuk pulang ke daerah asal.

“Rencana penerapan Gapeka 2026 yang akan mulai dijalankan 1 Desember 2026 cukup membuat resah kaum PJKA yang selama ini mengandalkan KA Majapahit sebagai pilihan moda transportasi untuk pulang dari ibu kota ke arah Jawa Tengah dan Jawa Timur,” tulisnya, dikutip Senin (2/11/2026).

Keluhan tersebut memperlihatkan bahwa perubahan jadwal tidak hanya berkaitan dengan pengaturan operasional, tetapi juga kebiasaan perjalanan masyarakat. Bagi pekerja dengan jam kantor tetap, keberangkatan lebih awal dapat memengaruhi pilihan transportasi dan pengaturan waktu.

Menanggapi berbagai masukan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menjelaskan bahwa Gapeka 2026 membawa penyesuaian pola perjalanan dan identitas sejumlah layanan kereta. Kebijakan tersebut diarahkan untuk meningkatkan keteraturan operasional sekaligus mempermudah pelanggan mengenali perjalanan yang tersedia.

Melalui akun media sosial resminya, @kai121_, KAI menjelaskan tujuan penyederhanaan identitas layanan agar informasi perjalanan lebih mudah dipahami pelanggan. Perusahaan berharap penumpang dapat menentukan pilihan kereta sesuai kebutuhan perjalanan masing-masing.

“Dengan identitas yang lebih ringkas, diharapkan pelanggan semakin mudah mencari, memilih, dan memastikan perjalanan kereta api yang akan digunakan,” tulis KAI, Senin (2/11/2026).

Selain penyesuaian identitas, perubahan Gapeka juga mencakup jadwal keberangkatan, kedatangan, dan pola pemberhentian kereta api. Pelanggan diimbau memeriksa kembali informasi perjalanan melalui aplikasi Access by KAI sebelum melakukan pemesanan tiket.

Pemberlakuan Gapeka 2026 menjadi perhatian karena perubahan waktu perjalanan memiliki dampak langsung terhadap aktivitas penumpang. Di tengah upaya meningkatkan layanan, kebutuhan pekerja yang mengandalkan keberangkatan sore tetap menjadi salah satu aspirasi masyarakat.

Sumber: Liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *