Influenza A di Jakarta Diwaspadai, Dinkes Perkuat Surveilans dan Pencegahan

RBN || Jakarta

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta memperkuat surveilans dan kewaspadaan dini terhadap Influenza A serta penyakit infeksi saluran pernapasan lainnya. Pemantauan dilakukan melalui analisis tren kasus dan pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui pola peningkatan kasus serta subtipe virus influenza yang beredar.

Kepala Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengimbau masyarakat tetap waspada tanpa perlu panik. Pencegahan dapat dilakukan dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), mencuci tangan, menjaga etika batuk, menggunakan masker saat mengalami gangguan pernapasan, serta menjaga kondisi tubuh melalui istirahat dan asupan gizi yang cukup.

“Masyarakat kami imbau untuk tetap menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), mencuci tangan, menerapkan etika batuk, menggunakan masker apabila sedang mengalami gejala gangguan pernapasan, serta menjaga kondisi tubuh melalui istirahat dan asupan gizi yang cukup,” ujar Ani, Jumat (16/10).

Dinkes DKI juga memastikan kesiapan puskesmas dan rumah sakit, termasuk layanan sentinel Influenza-Like Illness (ILI), pemeriksaan, obat, alat kesehatan, tenaga medis, ruang perawatan, dan sistem rujukan.

Sebagian besar kasus influenza dapat pulih dengan perawatan mandiri. Warga yang mengalami demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, atau keluhan pernapasan dianjurkan beristirahat, mencukupi cairan dan nutrisi, menggunakan masker, serta mengurangi aktivitas di luar rumah selama bergejala.

“Apabila terdapat kondisi yang memburuk atau muncul tanda bahaya, seperti sesak napas, penurunan kesadaran, demam yang menetap, kondisi tubuh semakin lemah, atau terjadi pada kelompok berisiko tinggi, masyarakat diimbau untuk segera mengakses fasilitas pelayanan kesehatan,” jelasnya.

“Terpenting, masyarakat tidak perlu panik, tetapi tetap perlu waspada,” ucap Ani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *