Indonesia Raih Perak Para Angkat Berat di Asian Para Games 2026
RBN || Jakarta
Tim para angkat berat Indonesia menutup perjuangan di Asian Para Games 2026 Nagoya dengan tambahan medali perak dari nomor mixed team event, Sabtu (24/10). Trio Ni Nengah Widiasih, Hilman, dan Abdul Hadi finis sebagai runner-up setelah kalah tipis dari Irak di partai final.
Bertanding di Nagoya City Trade & Industry Center, Indonesia mengawali kompetisi dari peringkat keempat babak kualifikasi untuk melaju ke head-to-head. Secara mengejutkan, Indonesia kemudian menyingkirkan China setelah lifter Yi Zou gagal melakukan angkatan.
Di final, Ni Nengah, Hilman, dan Hadi mengumpulkan 377,31 poin. Irak memastikan kemenangan setelah Mustafa Radhi berhasil mengangkat beban 207 kilogram, sehingga total nilai mereka menjadi 378,99 poin.
“Kami sangat bersyukur. Hasil ini memang di luar dugaan. Anak-anak bermain lepas dan memberikan kemampuan terbaik mereka,” ujar Koordinator Pelatih Coni Ruswanta.
Dengan hasil tersebut, para angkat berat Indonesia mengakhiri Asian Para Games 2026 dengan dua perak dan lima perunggu. Coni mengatakan evaluasi akan dilakukan untuk menghadapi kualifikasi Paralimpiade Los Angeles 2028, dengan Ni Nengah Widiasih, Sriyanti, Siti Mahmudah, Sebrioni, dan Abdul Hadi sebagai atlet yang diproyeksikan.
Indonesia kemungkinan tidak mengikuti kejuaraan di Bahrain demi menjaga kondisi atlet. Tim selanjutnya membidik kejuaraan kualifikasi wajib di Meksiko tahun depan untuk memperbaiki peringkat dunia.
Abdul Hadi menyebut perak tersebut sebagai penebusan setelah gagal di nomor 49 kilogram karena kondisi fisik. Sementara Ni Nengah menilai kemenangan atas China menjadi salah satu momen penting dalam perjuangan mereka.
“Yang pasti sangat bersyukur ya, karena perjuangan kami di mix team ini sangat berat. Kami pun tidak menyangka bisa dapat perak,” kata Widiasih.


