Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Panama, Bangunan Rusak dan Penerbangan Dihentikan
RBN || Panama
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang Panama pada Sabtu (10/10/2026), menyebabkan kerusakan sejumlah bangunan, pemadaman listrik, serta penghentian sementara layanan transportasi dan penerbangan. Guncangan yang dirasakan di berbagai wilayah tersebut juga memicu kepanikan masyarakat dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Dikutip dari detikNews, Sabtu (10/10/2026), gempa terjadi pada kedalaman 12,6 kilometer. Direktur Institut Ilmu Kebumian Panama, Nestor Luque, menjelaskan bahwa gempa tersebut dipicu oleh Sistem Sesar Azuero-Sona, yang telah lama mengalami penumpukan tekanan hingga akhirnya melepaskan energi dalam jumlah besar.
Menurut Luque, gelombang seismik menyebar ke berbagai wilayah Panama sehingga guncangan dapat dirasakan secara luas. Di Panama City, getaran dilaporkan berlangsung selama sekitar 40 detik, meskipun beberapa wilayah lain kemungkinan mengalami guncangan lebih lama.
Dampak gempa terlihat di ibu kota Panama, Panama City. Kemacetan lalu lintas terjadi setelah sejumlah perkantoran memulangkan karyawannya lebih awal karena kekhawatiran terhadap kondisi dan potensi kerusakan struktur bangunan. Layanan Metro juga dihentikan, sementara sekolah-sekolah di berbagai wilayah memulangkan siswa lebih awal dan kegiatan belajar-mengajar dihentikan secara nasional.
Pusat gempa berada di dekat komunitas pedesaan La Pitaloza, wilayah Herrera, yang terletak tidak jauh dari garis pantai Samudra Pasifik. Guncangan tersebut bahkan dirasakan hingga San Jose, ibu kota Kosta Rika, negara tetangga Panama.
Kerusakan bangunan juga dilaporkan di Penonome, sebuah kota yang berada di antara pusat gempa dan Panama City. Sebuah gereja dilaporkan mengalami kerusakan, sementara sejumlah bangunan di sekitarnya roboh. Selain itu, dampak gempa turut dirasakan di Chitre, ibu kota Provinsi Herrera, serta di sepanjang pesisir Provinsi Los Santos.
Kepala Sistem Perlindungan Sipil Nasional Panama (SINAPROC), Omar Smith, mengonfirmasi adanya laporan dampak gempa di sejumlah wilayah tersebut. Sementara itu, penerbangan dilaporkan dihentikan sementara sebagai bagian dari gangguan aktivitas transportasi akibat gempa.
Peristiwa ini menunjukkan besarnya dampak gempa bumi berkekuatan tinggi terhadap kehidupan masyarakat, infrastruktur, dan layanan publik. Pemeriksaan kondisi bangunan serta penanganan dampak bencana menjadi hal penting untuk memastikan keselamatan warga dan mencegah risiko lanjutan setelah guncangan terjadi.
Sumber: Detik News


