Gelombang Kejahatan Jalanan Terungkap Polisi Bongkar Sindikat Kekerasan dan Modus Penyamaran di Tangerang
RBN || Tangerang
Polresta Tangerang berhasil mengungkap serangkaian kasus kriminal menonjol yang terjadi selama bulan Ramadan yang memperlihatkan pola kejahatan yang semakin berani dan terorganisir mulai dari aksi begal bersenjata tajam hingga jaringan pencurian kendaraan bermotor dengan berbagai modus licik yang meresahkan masyarakat.
Pengungkapan ini mencakup lima perkara besar yang masing masing menunjukkan tingkat kekerasan dan kecerdikan pelaku dalam menjalankan aksinya di antaranya kasus pembegalan di wilayah Ciledug, di mana korban yang sedang menunggu di depan ruko diancam menggunakan celurit sebelum sepeda motornya dirampas oleh pelaku yang berjumlah lebih dari satu orang.
Kemudian kasus pencurian kendaraan bermotor di area parkir yang memanfaatkan kelalaian korban yang tidak mengunci kendaraan sehingga pelaku dengan mudah menggiring motor dan membuat kunci duplikat dalam waktu singkat hingga berhasil ditangkap dalam hitungan jam.
Selain itu aparat juga membongkar jaringan penadah motor curian yang menggunakan senjata api dan telah mendistribusikan puluhan unit kendaraan ke luar daerah melalui skema terorganisir yang melibatkan beberapa pelaku yang masih dalam pengejaran kasus lain yang tak kalah brutal terjadi di kawasan permukiman ketika pelaku menyusup ke dalam rumah melalui pintu yang tidak terkunci lalu melumpuhkan korban dengan kekerasan fisik hingga pingsan sebelum membawa kabur harta benda bernilai ratusan juta rupiah.
Sementara kasus yang paling mengkhawatirkan adalah keberadaan sindikat yang menyamar sebagai debt collector yang menghentikan pengendara di jalan dan menuduh adanya tunggakan cicilan lalu menggunakan intimidasi bahkan kekerasan fisik bagi korban yang menolak hingga menyebabkan luka serius seperti tusukan dan patah gigi.
Sindikat ini diketahui telah beraksi belasan kali di berbagai wilayah termasuk Tangerang Tangerang Selatan dan Jakarta Utara dengan total tujuh pelaku yang berhasil diamankan beserta barang bukti berupa belasan sepeda motor dan senjata tajam.
Aparat kepolisian menegaskan komitmennya untuk tidak memberikan ruang bagi pelaku kejahatan serta terus melakukan pengembangan terhadap jaringan yang masih tersisa demi menjaga rasa aman masyarakat sekaligus mengingatkan publik agar meningkatkan kewaspadaan terutama dalam menjaga kendaraan dan menghindari situasi yang berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku kriminal.
Sumber: Detik News
