Garut Dapat Tambahan 500 Kuota Upskilling Calon Pekerja Migran

RBN || Garut

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) menambah alokasi program peningkatan keterampilan atau upskilling bagi calon pekerja migran asal Kabupaten Garut sebanyak 500 orang. Tambahan tahap kedua tersebut merupakan hasil pembahasan Pemkab Garut dan Kementerian P2MI untuk memperluas peluang kerja di luar negeri.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyampaikan hal itu saat melakukan audiensi di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, Selasa (27/10/2026). Pertemuan membahas pembukaan peluang kerja internasional sekaligus penguatan keterampilan calon pekerja sesuai kebutuhan pasar global.

Syakur mengajak masyarakat Garut tidak membatasi pilihan kerja di dalam daerah, tetapi memanfaatkan peluang di luar negeri dengan mengikuti prosedur resmi. “Masyarakat Garut tidak usah berpikir bekerja di Garut (saja) tapi juga bisa di luar negeri. Tentu saja harus memiliki keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan bahasa yang baik dan ikuti prosedur yang ada di pemerintah untuk melindungi kepentingan kita semua,” tegasnya.

Direktur Pembinaan Kelembagaan Vokasi Pekerja Migran Indonesia, Abri Danar Prabawa, menilai kesiapan kompetensi menjadi kunci menghadapi pasar kerja internasional. Ia mendorong calon pekerja meningkatkan keterampilan, soft skill, dan kesiapan mental melalui BLK maupun LPK.

Pada tahap pertama, program upskilling diikuti 120 peserta dengan pelatihan barista kopi dan pengelasan. Program tersebut menawarkan jaminan penempatan kerja di luar negeri dengan estimasi gaji di atas Rp15 juta per bulan.

Kepala Disnakertrans Garut Nia Gania Karyana mengatakan tahap kedua mendapat alokasi 500 peserta. Pelatihan dijadwalkan mulai November dengan target penempatan kerja pada Februari 2027.

Selain program tersebut, kolaborasi melalui APBD dan Kementerian Ketenagakerjaan juga telah memberikan pelatihan upskilling kepada sekitar 450 orang di sektor formal dan informal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *