China Peringatkan Pertemuan Xi Trump Terancam Batal karena Isu Taiwan

RBN || Jakarta

China memperingatkan Amerika Serikat bahwa rencana pertemuan antara Presiden Xi Jinping dan Presiden Donald Trump dapat dibatalkan apabila Washington menyetujui penjualan senjata baru kepada Taiwan sebelum agenda tersebut berlangsung. Beijing menegaskan isu Taiwan tetap menjadi persoalan sensitif yang menjadi “garis merah” dalam hubungan kedua negara.

Sejumlah sumber yang memahami hubungan bilateral China-AS menyebutkan, pemerintah China kembali menyampaikan keberatan terhadap kemungkinan transaksi senjata tersebut. Menurut Beijing, Taiwan merupakan bagian dari kepentingan utama nasional yang tidak dapat dipisahkan dari hubungan diplomatik kedua negara.

China selama ini mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya dan tidak menutup kemungkinan menggunakan kekuatan untuk mewujudkan penyatuan kembali. Sementara itu, Taiwan memiliki pemerintahan sendiri dan sistem demokrasi yang berjalan secara terpisah.

Presiden Donald Trump disebut sangat menginginkan pertemuan dengan Xi Jinping terlaksana sebagai bagian dari upaya menunjukkan capaian diplomatik menjelang pemilihan sela Kongres Amerika Serikat pada November mendatang. Trump sebelumnya menjadwalkan penyambutan Xi dan istrinya di Gedung Putih pada 24 September, meski pemerintah China belum mengumumkan secara resmi rencana kunjungan tersebut.

Dalam pertemuan sebelumnya di Beijing pada pertengahan Mei, Xi menyampaikan bahwa Taiwan merupakan isu paling penting dalam hubungan China dan Amerika Serikat. Ia juga mengingatkan potensi konflik apabila persoalan tersebut tidak dikelola dengan baik.

Ketegangan meningkat setelah pemerintahan Trump sebelumnya mengumumkan paket penjualan senjata senilai 11 miliar dolar AS atau sekitar Rp193 triliun kepada Taiwan. Keputusan tersebut menjadi salah satu paket penjualan senjata terbesar dan mendapat penolakan keras dari Beijing.

Selain isu Taiwan, pertemuan Xi dan Trump diperkirakan membahas sejumlah agenda strategis lain, termasuk hubungan ekonomi, tarif perdagangan, keamanan kecerdasan buatan (AI), serta situasi geopolitik yang melibatkan Iran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *