Asap Masih Mengepul dari KMP Batumandi, Petugas Terus Lakukan Pendinginan

RBN || Jakarta

Sebanyak 420 penumpang dan awak KMP Batumandi berhasil diselamatkan setelah kapal feri tersebut terbakar di perairan Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Selasa (20/10/2026) sore. Hingga Rabu (21/10/2026) siang, petugas gabungan masih melakukan pendinginan karena asap dan hawa panas masih muncul dari bagian kapal.

Proses penanganan melibatkan Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Banten, Basarnas, TNI Angkatan Laut, serta otoritas pelabuhan untuk memastikan kondisi kapal benar-benar aman. Pendinginan menjadi prioritas sebelum tim penyelidik dapat memasuki kapal guna menelusuri penyebab kebakaran.

Dua kapal tunda pemadam, yakni TB Waruna Jaya dan TB Medelin Elok, turut dikerahkan untuk membantu proses pendinginan di sekitar badan kapal. Keduanya melakukan penyemprotan air bertekanan tinggi secara berkelanjutan untuk mengatasi sisa panas dan mencegah munculnya kembali kobaran api.

KMP Batumandi yang melayani penyeberangan Bakauheni–Merak mengalami kerusakan akibat kebakaran yang melanda sejumlah bagian kapal. Dek atas, anjungan, hingga lambung kapal terlihat menghitam, sementara asap masih keluar dari celah dek parkir kendaraan.

Kondisi tersebut membuat petugas harus berhati-hati karena suhu tinggi masih berpotensi membahayakan keselamatan tim yang melakukan penanganan. Perahu relawan juga belum dapat mendekati bagian yang masih mengeluarkan asap dan panas hingga kondisi dinyatakan aman.

Di tengah peristiwa tersebut, aksi cepat nelayan dan penyedia jasa perahu wisata di kawasan Pulau Merak Besar menjadi bagian penting dalam penyelamatan penumpang. Mereka turut membantu evakuasi bersama petugas ketika kebakaran terjadi di perairan sekitar pelabuhan.

Otoritas pelabuhan bersama PT ASDP memastikan seluruh penumpang dan awak kapal yang berjumlah 420 orang berhasil diselamatkan dalam insiden tersebut. Keberhasilan evakuasi ini tidak terlepas dari keterlibatan berbagai unsur penyelamat, termasuk masyarakat pesisir yang bergerak membantu saat keadaan darurat.

Sementara proses pendinginan masih berlangsung, penyelidikan mengenai penyebab kebakaran belum dapat dilakukan secara menyeluruh karena kondisi kapal belum sepenuhnya aman. Tim gabungan terus berupaya memastikan tidak ada lagi titik panas sebelum pemeriksaan lebih lanjut dilaksanakan.

Sumber: Berita Satu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *