Tiga Nelayan Tenggelam di Laut Selatan Cianjur, Satu Ditemukan Meninggal dan Dua Masih Hilang

RBN || Cianjur

Tiga nelayan dilaporkan hilang tenggelam setelah perahu yang mereka gunakan untuk melaut dihantam ombak di perairan laut selatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dalam kurun waktu dua pekan terakhir. Dari tiga kejadian tersebut, satu nelayan bernama Aldiana ditemukan meninggal dunia, sedangkan dua nelayan lainnya masih dinyatakan hilang.

Kanit SAR Cianjur, M. Andhika, menjelaskan bahwa terdapat tiga peristiwa nelayan hilang tenggelam yang terjadi pada Oktober 2026. Ketiga kejadian tersebut berlangsung pada tanggal yang berbeda, yakni 14, 21, dan 24 Oktober.

“Total ada tiga kejadian, pertama di tanggal 14 Oktober ada nelayan bernama Sobirin hilang tenggelam, kemudian nelayan atas nama Sandi juga hilang tenggelam pada 21 Oktober, dan nelayan atas nama Aldiana hilang tenggelam pada 24 Oktober,” kata Andhika kepada wartawan, Rabu (28/10/2026).

Aldiana Ditemukan pada Hari Keempat Pencarian

Dari tiga nelayan yang dilaporkan hilang, Aldiana menjadi satu-satunya korban yang berhasil ditemukan. Tim SAR gabungan menemukan korban pada hari keempat operasi pencarian. Namun, saat ditemukan, Aldiana sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Setelah ditemukan, tim SAR segera melakukan proses evakuasi untuk membawa korban dari lokasi penemuan. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Begitu selesai proses evakuasi. Korban diserahkan ke keluarga di Kampung Cibungur, Desa Karangwangi, Kecamatan Cidaun untuk dimakamkan,” ujar Andhika.

Penemuan Aldiana menjadi perkembangan dari operasi pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan setelah korban dilaporkan hilang tenggelam di perairan selatan Cianjur pada 24 Oktober 2026.

Pencarian Dua Nelayan Dihentikan

Sementara itu, dua nelayan lainnya, Sobirin dan Sandi, masih belum ditemukan. Keduanya dilaporkan hilang tenggelam masing-masing pada 14 Oktober dan 21 Oktober 2026.

Menurut Andhika, operasi pencarian terhadap kedua nelayan tersebut telah dihentikan karena sudah melewati batas waktu operasi pencarian, yaitu tujuh hari.

Dengan demikian, dari tiga kejadian nelayan hilang tenggelam di laut selatan Cianjur selama dua pekan terakhir, satu korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan dua lainnya masih dinyatakan hilang.

Peristiwa ini melibatkan tiga kejadian terpisah yang sama-sama berkaitan dengan nelayan yang hilang setelah perahu mereka dihantam ombak saat melaut. Informasi mengenai perkembangan penanganan ketiga kejadian tersebut disampaikan oleh pihak SAR Cianjur melalui keterangan kepada wartawan.

Sumber: detikNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *