Embung Penganten Ali Diperkuat untuk Kendalikan Banjir dan Jadi Ruang Publik
RBN || Jakarta
Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta tengah membangun Embung Penganten Ali di Jalan Penganten Ali III, RW 6, Kelurahan Ciracas, Jakarta Timur. Embung seluas sekitar 0,9 hektare ini disiapkan untuk memperkuat pengendalian banjir sekaligus mendukung konservasi lingkungan.
Ketua Subkelompok Geologi dan Konservasi Air Baku Dinas SDA DKI Jakarta, Ikhwan Maulani, mengatakan embung memiliki penampang kering sekitar 0,5 hektare dan penampang basah 0,4 hektare. Keberadaannya diharapkan menambah kapasitas tampungan air dan mengurangi risiko banjir di kawasan sekitar.
“Selain berfungsi sebagai pengendali banjir, embung juga dikembangkan sebagai waduk konservasi untuk mendukung tata air dan menjaga kualitas ekologis lingkungan,” ujarnya, Selasa (27/10).
Pembangunan embung juga diarahkan menjadi ruang interaksi masyarakat untuk berolahraga dan berekreasi. Sejumlah fasilitas disiapkan, antara lain anjungan, jembatan, area duduk, shelter, toilet umum, pos jaga, rumah cacah, dan ramp excavator.
Ikhwan menjelaskan, kawasan tersebut dikembangkan dengan konsep Green–Education–Recreation. Konsep ini diharapkan mendorong kegiatan rekreasi, olahraga, edukasi lingkungan, serta interaksi sosial masyarakat.
“Melalui pembangunan ini, Dinas SDA DKI Jakarta berharap Embung Penganten Ali dapat berfungsi secara optimal sebagai tampungan air, kawasan konservasi air tanah, dan ruang terbuka hijau yang aman serta inklusif,” tandasnya.


