Viral Video Perempuan Berteriak di Stasiun Bekasi Timur, KAI Commuter Beri Penjelasan
RBN || Bekasi
Video seorang perempuan yang berteriak-teriak hingga membuat suasana riuh di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, viral di media sosial. Perempuan tersebut kemudian diarahkan keluar dari area stasiun oleh petugas keamanan dan petugas layanan penumpang KAI Commuter pada Rabu (21/10/2026).
Dalam video yang beredar, perempuan berbaju biru itu terlihat didampingi tiga petugas stasiun saat menuruni tangga menuju pintu keluar. Sejumlah penumpang yang berada di lokasi sempat ikut berteriak ketika perempuan tersebut melontarkan teriakan, sehingga situasi di sekitar stasiun menjadi kurang kondusif.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan bahwa petugas menindaklanjuti laporan pengguna kereta yang melihat seseorang menunjukkan perilaku tidak kondusif di area peron Stasiun Bekasi Timur.
Menurut Leza, laporan tersebut diterima oleh Petugas Keamanan Dalam (PKD) yang sedang bertugas di peron 1 dan 2 sekitar pukul 17.40 WIB. Petugas keamanan bersama petugas passenger service kemudian segera mendatangi lokasi untuk menangani kejadian tersebut.
“Saat dilakukan pendekatan, orang tersebut menunjukkan sikap tidak kooperatif dan melontarkan kata-kata kurang baik kepada petugas maupun pengguna lain di area peron,” jelas Leza pada Kamis (22/10/2026).
Petugas berupaya mengendalikan situasi dengan mengutamakan keamanan dan kenyamanan seluruh pengguna stasiun. Langkah tersebut dilakukan agar aktivitas pelayanan dan perjalanan Commuter Line tetap berjalan dengan baik.
“Kami berupaya menjaga situasi tetap kondusif agar aktivitas pelayanan dan perjalanan Commuter Line dapat berlangsung dengan baik,” ujar Leza.
Setelah dilakukan penanganan, perempuan tersebut diarahkan keluar dari area stasiun melalui pintu selatan yang mengarah ke Jalan Ir. H. Juanda. Proses penanganan itu selesai sekitar pukul 17.50 WIB, atau sekitar 10 menit setelah petugas menerima laporan.
KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna kereta untuk turut menjaga ketertiban dan kenyamanan di lingkungan stasiun. Masyarakat yang menemukan situasi berpotensi mengganggu keamanan maupun kenyamanan bersama diminta segera melaporkannya kepada petugas agar dapat ditangani dengan tepat.
Sumber: detikNews


