Denmark Tangkap Dua Pria atas Dugaan Spionase, Perusahaan Teknologi Drone Disebut Jadi Target

RBN || Kopenhagen

Kepolisian Denmark menangkap dua pria atas dugaan spionase di wilayah Jutlandia Utara pada Senin (19/10/2026). Media setempat melaporkan bahwa kedua tersangka merupakan penutur bahasa Rusia dan diduga berkaitan dengan upaya menargetkan perusahaan teknologi pendeteksi serta pengacau sinyal pesawat nirawak (drone).

Dilansir AFP, Selasa (20/10/2026), kepolisian tidak memberikan perincian lebih lanjut mengenai penangkapan tersebut. Namun, lembaga penyiaran publik Denmark, DR, melaporkan bahwa perusahaan MyDefence diduga menjadi target dalam kasus ini.

“Kami melakukan penangkapan terhadap dua orang pada hari Senin, 19 Oktober,” ungkap Kepolisian Jutlandia Utara dalam pernyataannya.

Kedua pria tersebut didakwa melakukan spionase dalam persidangan yang berlangsung pada Selasa sore di pengadilan Kota Aalborg. Menurut laporan DR, kedua tersangka yang berusia awal 20-an itu didampingi penerjemah bahasa Rusia selama persidangan.

Kepolisian Denmark menyatakan bahwa penanganan kasus tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan badan intelijen. Penangkapan ini terjadi di tengah meningkatnya kewaspadaan Denmark dan negara-negara Eropa lainnya terhadap dugaan aktivitas spionase Rusia, terutama setelah negara-negara tersebut memberikan dukungan kepada Ukraina.

Sumber: detikNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *