Kapal Kargo Singapura Tenggelam di Selat Hormuz, Lebih dari 2.500 Kontainer Hanyut

RBN || Oman

Kapal kargo GFS Pride berbendera Singapura tenggelam di dekat Selat Hormuz pada Rabu (14/10/2026). Insiden tersebut menyebabkan ribuan peti kemas atau kontainer hanyut dan mengapung di perairan lepas pantai Oman sehingga pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi risiko terhadap keselamatan pelayaran internasional.

Dilansir dari detikNews dalam laporan Foto News yang diterbitkan pada Kamis (15/10/2026), Otoritas Pelabuhan dan Maritim Singapura (Maritime and Port Authority/MPA) menyatakan bahwa kapal GFS Pride tenggelam setelah terjadi kebakaran di atas geladak kapal.

Sementara itu, media lokal Iran melaporkan bahwa kapal yang membawa lebih dari 2.500 kontainer tersebut tenggelam setelah dihantam benda peledak di bagian selatan Selat Hormuz. Namun, laporan mengenai penyebab tersebut berbeda dengan keterangan MPA yang menyebut kebakaran sebagai penyebab tenggelamnya kapal.

Citra satelit memperlihatkan puing-puing dan kontainer yang hanyut setelah kapal mengalami kerusakan parah di laut. Sejumlah peti kemas terlihat mengapung di perairan lepas pantai Oman.

Tim maritim setempat dan pemantau wilayah terus mengawasi pergerakan kontainer yang hanyut. Pemantauan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya bagi kapal-kapal yang melintasi jalur pelayaran internasional di sekitar Selat Hormuz.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran strategis. Keberadaan kontainer yang hanyut di perairan sekitarnya berpotensi mengganggu keselamatan navigasi dan membutuhkan pemantauan oleh otoritas terkait.

Sumber: detikNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *