Temuan 995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Bermula dari Pemecatan Ketua Yayasan

  • Share
Foto: Kompas.com

RBN || Jakarta

Temuan 995 airsoft gun dan satu senjata api di sebuah gudang sekolah swasta di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada 10 Juli 2026, bermula dari pergantian pengurus yayasan.

Pengacara yayasan, Hermawanto, pada Jumat (7/8/2026), mengatakan pihak yayasan sebelumnya tidak dapat menguasai sekolah karena sengketa kepengurusan. Ketua yayasan lama berinisial IWD yang menjabat sejak 2011 kemudian diberhentikan bersama istrinya pada 18 April 2026.

Setelah kepengurusan berganti, pihak yayasan mendapat akses ke sebuah ruangan yang disebut sebagai tempat penyimpanan barang milik IWD. Ruangan tersebut hendak dibuka pada 10 Juli 2026 untuk dimanfaatkan bagi kepentingan murid.

Namun, saat dibuka, yayasan menemukan ratusan airsoft gun berbagai jenis serta satu senjata api. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada polisi.

Polisi melakukan penggeledahan hingga keesokan harinya dan membuat laporan polisi model A untuk menindaklanjuti temuan tersebut.

Hermawanto menyebut sengketa kepengurusan menjadi awal pihak yayasan dapat mengambil alih pengelolaan sekolah. Ia juga menuding IWD sebelumnya menyalahgunakan uang yayasan untuk membeli tanah pada 2013 yang kemudian sertifikatnya disebut atas nama istrinya.

Kasus temuan senjata tersebut kini ditangani kepolisian untuk mengetahui asal-usul, kepemilikan, serta tujuan penyimpanan ratusan airsoft gun dan satu senjata api di lingkungan sekolah.

Sumber: Kompas.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *