RBN || Jakarta
Pemerintah Kota bersama Baznas Bazis Jakarta Barat, Selasa (23/6), menyerahkan ijazah 118 pelajar dari 11 madrasah yang tertahan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tebusan Ijazah. Petamburan
Koordinator Basnas Bazis Jakarta Barat, Heru Nurwanto mengatakan, kegiatan tebus ijazah ini bagian dari tanggung jawab pendistribusian dana infaq, sadaqah dan amal sosialisasi Ramadhan 1447 Kanwil Kemenag Jakarta Barat yang dihimpun pihaknya dengan total nilai sebesar Rp 124.317.000
“Program ini merupakan hasil sinergi dan partisipasi peserta didik, guru, masyarakat maupun stakeholder lain yang telah mempercayakan Baznas Bazis dalam mengelola dana ZIS,” katanya
Diungkapkan Heru, program pengumpulan infaq, sadaqah dan amal sosialisasi Ramadhan Kanwil Kemenag Jakarta Barat telah dilaksanakan pada 2025 dan 2026 di lingkungan madrasah dan pesantren.
Pada 2025 lalu, dana yang berhasil dihimpun dari kegiatan ini mencapai Rp 411.375.200.d Sedangkan pada 2026 kegiatan berhasil melakukan pengumpulan sebesar Rp 247.678.000.
“Gerakan Amplop Ramadhan ini menjadi bukti lembaga pendidikan, khususnya madrasah, tidak hanya mencetak insan berilmu, tetapi juga membentuk generasi yang peduli, dermawan dan bertanggung jawab sosial,” tegasnya.
Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Yuli Hartono mengapresiasi semua pihak yang telah mensukseskan gerakan tersebut.
Ia berharap kolaborasi semua pihak terkait program yang bermanfaat bagi masyarakat ini semakin erat ke depannya.
Menurut Yuli, kegiatan ini bukan hanya bentuk ibadah, tetapi juga pendidikan karakter yang membangun kepedulian sosial dan kepekaan terhadap sesama.
“Karena melalui sedekah, kita tidak hanya menolong sesama, tetapi juga membersihkan harta, memperkuat ukhuwah, dan membangun keadilan sosial,” tandasnya.
_____________________________________
sumber: berita jakarta











