Hotspot Karhutla Turun, Pemerintah Perkuat Pemadaman dan Penegakan Hukum
RBN || Jakarta
Pemerintah terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra dan Kalimantan. Data Kementerian Kehutanan hingga Senin (21/9/2026) malam mencatat 688 hotspot high confidence secara nasional, turun 844 titik dibandingkan sehari sebelumnya.
Penurunan terjadi di lima provinsi prioritas, yakni Kalimantan Tengah dari 968 menjadi 228 titik. Kalimantan Barat turun dari 98 menjadi 36 titik, Sumatera Selatan dari 285 menjadi 23 titik, Jambi dari 26 menjadi dua titik, dan Riau dari satu menjadi nol titik.
Sementara itu, hotspot di Kalimantan Selatan meningkat dari 39 menjadi 71 titik. Pemerintah tetap mengoptimalkan penanganan melalui operasi darat dan udara untuk mengendalikan titik api di wilayah terdampak.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meninjau langsung penanganan karhutla di Kalimantan Tengah, Senin (21/9). Di Kabupaten Pulang Pisau, keduanya memimpin evaluasi bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, BNPB, dan instansi terkait.
Dari sekitar 180 hektare area terbakar, satgas darat telah memadamkan sekitar 150 hektare. Sementara sekitar 30 hektare lainnya masih dalam proses penanganan.
Selain pemadaman, pemerintah memperkuat penegakan hukum terhadap pemegang konsesi yang tidak memenuhi kewajiban pencegahan dan pengendalian karhutla. Menteri Kehutanan pada hari yang sama mengumumkan pencabutan izin lima perusahaan pemegang PBPH di Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah.
Kelima perusahaan tersebut memiliki total konsesi sekitar 92.464 hektare dengan area terbakar mencapai sekitar 1.169 hektare. Pencabutan dilakukan karena perusahaan dinilai mengabaikan kewajiban menjaga kawasan dan mengendalikan kebakaran.
“Ini bagian dari perintah Bapak Presiden, penegakan hukum yang tidak pandang bulu,” ujar Raja Juli.
Ia berharap tindakan tersebut menjadi efek jera bagi pemegang konsesi lain agar mencegah pembakaran maupun pembiaran karhutla di wilayah tanggung jawabnya.


