FIFA ASEAN Cup 2026 Buka Peluang UMKM Tingkatkan Pendapatan
RBN || Bandung
Gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 tidak hanya menghadirkan pertandingan sepak bola, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM di sekitar Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Jawa Barat. Sebanyak sekitar 20 UMKM binaan RBUMN Telkom memanfaatkan momentum tersebut dengan menjajakan beragam produk kepada para penonton.
Para pelaku usaha menawarkan berbagai makanan dan minuman, mulai dari donat, keripik, kebab hingga kopi. Kehadiran lapak UMKM di sisi timur stadion memberikan pilihan bagi penonton sekaligus ruang pemasaran bagi produk lokal.
Salah satu pelaku UMKM, Elin Nurhalimah, turut membawa produk olahannya berupa Kripik Bonteng yang dibuat dari bahan baku timun. Ia mengaku kesempatan berjualan dalam ajang tersebut memberikan manfaat bagi keberlangsungan usaha dan perekonomian keluarganya.
“Alhamdulillah event FIFA ASEAN CUP 2026 bisa sangat membantu UMKM seperti kita,” ujar Elin.
Menurut Elin, tingginya jumlah penonton turut berpengaruh terhadap pendapatan selama berjualan di lokasi pertandingan. Ia menyebut omzet harian dapat mencapai sekitar Rp500 ribu hingga Rp1 juta ketika kondisi ramai.
“Untuk pendapatan alhamdulillah, kalau pas lagi ramai sih bisa untungnya lumayan. Omzetnya minimal sehari bisa Rp500 ribu sampai Rp1 juta,” katanya.
Elin juga mengapresiasi kesempatan memperoleh tempat berjualan tanpa biaya dalam penyelenggaraan ajang tersebut. Menurutnya, fasilitas seperti itu membantu pelaku UMKM memperoleh akses pasar tanpa harus menanggung tambahan biaya sewa.
Ia berharap penyelenggaraan kegiatan olahraga berskala besar dapat terus menghadirkan ruang bagi UMKM lokal. “Saya harap ajang seperti ini sering dilakukan di Indonesia, karena sangat membantu buat UMKM seperti kita,” pungkas Elin.


