Rentetan Serangan Israel Guncang Lebanon Selatan

RBN || Beirut

Ketegangan di Lebanon selatan kembali meningkat setelah pasukan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah kawasan permukiman pada Jumat (30/10/2026). Serangan tersebut dilaporkan melibatkan tembakan artileri, senapan mesin, serta penghancuran rumah dan bangunan.

Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) melaporkan aktivitas militer berlangsung di beberapa wilayah yang berdekatan dengan perbatasan Israel. Kota Khiam dan Qantara menjadi lokasi tembakan senapan mesin secara intensif, sementara sejumlah rumah di Qantara dilaporkan dibakar.

Di Distrik Bint Jbeil, pasukan Israel disebut melakukan peledakan di kawasan Tayri yang menambah kerusakan bangunan. Serangan juga menjangkau Wadi al-Hujeir menuju Touline melalui tembakan artileri berkaliber 155 milimeter.

Aktivitas penembakan turut dilaporkan di sekitar Kfar Shuba, kawasan Arqoub, serta pinggiran Hadatha di Distrik Bint Jbeil. Wilayah Wadi Zibqin di Distrik Tyre juga menjadi sasaran tembakan artileri menurut laporan NNA.

Tidak hanya itu, kawasan antara Mayfadoun dan Zawtar al-Sharqiya dilaporkan mengalami serangan artileri secara berkala. Rentetan kejadian tersebut menunjukkan luasnya sebaran lokasi yang terdampak aktivitas militer di Lebanon selatan.

Dalam kejadian terpisah, sebuah rumah milik warga bernama Hassan Nabaa di Kfar Shuba dilaporkan diledakkan pasukan Israel. Bangunan yang berada di jalur Kfar Shuba–Sedana Hill–Shebaa tersebut mengalami kerusakan beserta barang-barang di dalamnya.

NNA juga melaporkan ledakan sebuah rudal pencegat di udara, tepatnya di atas kawasan Taybeh. Namun, belum tersedia keterangan mengenai asal rudal, sasaran pencegatan, ataupun dampak ledakan tersebut.

Di tengah meningkatnya aktivitas militer, seorang pemuda asal Rub Thalathin dilaporkan hilang kontak di kawasan Wadi al-Hujeir. Ia terakhir diketahui menghentikan kendaraannya sebelum melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Qantara.

Hingga laporan disampaikan, belum terdapat informasi terkonfirmasi mengenai korban jiwa maupun kondisi pemuda yang hilang kontak tersebut. Rangkaian serangan ini kembali menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan warga dan keamanan permukiman di Lebanon selatan.

Sumber: Liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *