Pemuda di Musi Rawas Utara Tewas Dikeroyok Tiga Teman gegara Utang Rp45 Ribu
RBN || Musi Rawas Utara
Seorang pria bernama Andika (29) tewas setelah menjadi korban pengeroyokan dan penusukan di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (23/10/2026). Peristiwa tersebut diduga dipicu persoalan utang sebesar Rp45 ribu milik adik korban yang ditagihkan kepada Andika oleh tiga orang temannya.
Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 14.30 WIB. Dalam kasus tersebut, polisi telah menangkap satu orang terduga pelaku berinisial AB, sementara dua orang lainnya, yakni HR dan ZK, melarikan diri dan masih dalam pengejaran.
Kapolsek Rawas Ilir, Iptu Andri Firmansyah, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika AB bersama HR dan ZK mendatangi korban untuk menagih utang adik Andika sebesar Rp45 ribu. Penagihan tersebut kemudian memicu perselisihan antara korban dan para pelaku.
“Penagihan tersebut kemudian berujung cekcok mulut. Situasi kemudian memanas hingga para pelaku diduga mengeroyok korban. Lalu tersangka AB menusuk korban menggunakan sebilah pisau,” kata Andri, sebagaimana dilansir detikSumbagsel, Minggu (25/10/2026).
Perselisihan yang awalnya berkaitan dengan persoalan utang tersebut berujung pada kekerasan fisik. Korban diduga dikeroyok oleh ketiga pelaku sebelum AB melakukan penusukan menggunakan senjata tajam.
Akibat kejadian itu, Andika mengalami sejumlah luka akibat pengeroyokan dan penusukan. Warga kemudian membawa korban ke Puskesmas Bingin Teluk untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun, kondisi korban tidak tertolong. Andika meninggal dunia ketika sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit di Kota Lubuklinggau untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
“Korban mengalami luka-luka akibat pengeroyokan dan penusukan. Korban sempat dibawa ke puskesmas, tetapi meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit di Kota Lubuklinggau,” ujar Andri.
Setelah kejadian tersebut, kepolisian melakukan penanganan terhadap kasus yang menewaskan Andika. Satu orang terduga pelaku berinisial AB berhasil diamankan, sedangkan HR dan ZK masih melarikan diri.
Polisi masih memburu dua terduga pelaku lainnya untuk mengungkap lebih lanjut peristiwa pengeroyokan dan penusukan tersebut. Kasus ini menjadi perhatian karena persoalan utang dengan nominal relatif kecil diduga berujung pada hilangnya nyawa seseorang.
Sumber: detikNews


